Antisipasi Virus Corona di Jatim

Dispendukcapil Jember Mendadak Sepi Pengunjung

Ada pemandangan berbeda di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Selasa (17/3/2020).

SURYA/SRI WAHYUNIK
Kantor Dispendukcapil Jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Ada pemandangan berbeda di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, Selasa (17/3/2020).

Kantor yang berada di Jl Jawa No 18 Kecamatan Sumbersari itu terlihat sepi dari kerumunan orang ketika Surya mengunjungi kantor itu sekitar pukul 14.00 Wib.

Pengunjung siang itu tidak lebih dari 30 orang. Pegawai kantor tersebut tetap berada di loket yang dilayani.

Pemandangan jumlah pengunjung yang sedikit tersebut tentu saja berbeda dari biasanya. Biasanya, ratusan orang memadati kantor tersebut.

Mereka memadati area tunggu, juga sejumlah ruang yang kosong yang bisa dijadikan tempat duduk. Beberapa loket juga dijejali warga yang mengurus administrasi kependudukan.

Kantor tersebut mendadak sepi setelah Bupati Jember Faida memutuskan layanan di kantor tersebut diliburkan selama dua pekan. Pengurusan administrasi kependudukan bisa dilakukan di masing-masing kantor kecamatan.

Tetapi ada beberapa layanan administrasi kependudukan yang tetap dilayani di Kantor Dispendukcapil Jember.

Polda Jatim Periksa Saksi, Diduga Putra Pemuka Agama di Jombang ini Rudakpaksa Santrinya

Jawaban Menohok Maia Diminta Sumbang Harta Cegah Corona, Dibandingkan dengan Nikita, Panen Reaksi

3 Orang Kategori Pasien Dalam Pengawasan Corona Dirawat di RSD dr Soebandi Jember, Ini Kata Dinkes

"Hanya yang bersifat emengency (darurat) yang dilayani di Kantor Dispendukcapil Jl Jawa," ujar Kepala Dispendukcapil Jember Isnaidi Dwi Susanti.

Dia membenarkan terhitung sejak tanggal 17 Maret 2020, Dispendukcapil Jember untuk sementara tidak melayani pembuatan administrasi kependudukan secara langsung di Kantor Dispendukcapil Jl Jawa No 18, Sumbersari, kecuali yang bersifat darurat.

“Untuk sementara kami hanya melayani pembuatan Adminduk yang sifatnya emergency atau darurat saja, sedangkan untuk masyarakat umum yang tidak dalam keadaan darurat bisa mengurus Adminduk melalui Kantor Kecamatan setempat di 31 kecamatan se-kabupaten Jember,” imbuh Santi.

Adminduk yang termasuk ke dalam kategori darurat adalah legalisasi keabsahan nomor induk kependudukan (NIK); data ganda (duplicate record); penerbitan Adminduk yang sifatnya segera untuk pembuatan paspor, akses kesehatan, perwakinan, perbankan, dan melamar kerja; serta dokumen pindah tempat tinggal/domisili.

Selain pengurusan Adminduk yang bersifat darurat tersebut, warga bisa mengurusnya di kantor kecamatan masing-masing. Kebijakan tersebut diambil Pemkab Jember untuk mengurangi berkumpulnya banyak orang di Kantor Dispendukcapil Jember sebagai bentuk langkah antisipasi penyebaran Virus Corona. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

-- 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved