Antisipasi Virus Corona di Jatim

ODR Meningkat, Mulai Hari ini Pemkab Lamongan Tutup Semua Lokasi Wisata

Pemkab Lamongan Jawa Timur. Melalui Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 menutup seluruh lokasi wisata yang berada di Lamongan, termasuk wisata

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Ketua Gugus Tugas Persecapat penanganan Covid-19 Lamongan, Yuhronur Efendi konferensi pers, Rabu (18/3/2029) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Satu lagi sikap tegas Pemkab Lamongan Jawa Timur. Melalui Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 menutup seluruh lokasi wisata yang berada di Lamongan, termasuk wisata religi Sunan Drajat.

Keputusan itu merupakan tindak lanjut dan antisipasi dari perkembangan situasi terkait penyebaran virus corona di Jawa timur.
Menurut Ketua Gugus Tugas Persecapat penanganan Covid-19 Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, jumlah orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Timur juga meningkat.

"Jatim terdapat kenaikan yang terkonfirmasi Covid-19, sekarang 8 orang," kata Yuhronur, saat konferensi pers, Rabu (18/3/2029) petang tadi kepada Tribunjatim.com.

Menurut Yuhronur, laporan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), saat ini jumlah Orang Dengan Resiko (ODR) asal Lamongan yang telah diperiksa telah bertambah.

Untuk ODR yang diperiksa meningkat menjadi 341 dari sehari sebelumnya 225 orang. Sedang pasien dengan pengawasan belum ada, orang dalam pemantauan ada 2 orang.

Chaterine Wong Fashion Desainer Surabaya Ini Langganan Pemain Bola Indonesia

Dampak Corona, Desainer Surabaya Lia Afif Gagal Tampil di Indonesia Fashion Week, Merugi Besar

2 Pasien di Malang Positif Corona, Arema FC Latihan Tertutup, Aremania Diimbau Social Distancing

"Yang terinfeksi Covid-19, sampai hari ini di Lamongan nihil," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Situasi itulah mengharuskan Pemkab Lamongan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk memutus rantai penularan virus corona.

"Salah satunya dengan menutup lokasi wisata," katanya.

Mulai Kamis (19/3/2020) besok tempat-tempat wisata termasuk tempat wisata religi ditutup.

Tempat wisata sampai saat ini masih menjadi tempat berkumpul dari berbagai daerah, termasuk orang dari luar Lamongan.
"Sementara kita tidak tahu orang-orang itu membawa virus atau tidak," kata Yuhronur.

Selain menutup tempat pariwisata, taman dan lokasi bermain anak-anak seperti Alun-alun Lamongan juga akan ditutup.

"Kita (Pemkab, Red) sekarang juga sudah tidak menerima kunjungan secara resmi dari luar," katanya.
Langkah lainnya adalah, pihaknya juga akan menginspeksi tempat-tempat berkumpulnya massa lainnya, seperti tempat hiburan dan fasilitas umum.

Surat edaran bupati menitik beratkan, bahwa di tempat umum harus disiapkan tempat cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.(hanif manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved