Breaking News:

Virus Corona di Tuban

Update Virus Corona di Tuban Senin 23 Maret 2020, Jumlah Bertambah: 17 ODP & 1 PDP, Sebaran Merata

update virus Corona di Tuban Senin 23 Maret 2020, jumlah bertambah yakni 17 ODP dan 1 PDP dengan sebaran merata di kecamatan-kecamatan ini

Penulis: M Sudarsono | Editor: Mujib Anwar
SURYA/M SUDARSONO
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein - update virus Corona di Tuban Senin 23 Maret 2020, jumlah bertambah yakni 17 ODP dan 1 PDP dengan sebaran merata di kecamatan-kecamatan ini 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban telah mengumumkan jumlah orang dalam pengawasan (OPD) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona ( Covid-19 ).

Dari data yang sudah dirilis, update virus Corona di Tuban Senin 23 Maret 2020 adalah, ada 17 ODP virus wwarga Corona yang tersebar di sebagian besar wilayah kecamatan di Tuban. Sedangkan satu ODP ada di satu kecamatan.

Kapan Virus Corona Berakhir? Peneliti ITB Prediksi Penyebaran Terhenti di April, Simak Penjelasannya

Surabaya Bakal Disemprot Disinfektan Lewat Udara, Efektif Cegah Sebaran Covid-19 di Perkampungan

UPDATE TERBARU Positif Virus Corona di Jatim, Bertambah Jadi 41 Orang, Tersebar di Lima Daerah ini

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan, jumlah ODP virus Corona ini terus mengalami peningkatan, setelah dua hari sebelumnya terdapat 10 orang dan kini bertambah 7 orang jadi 17 orang.

Jumlah tersebut tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, di antaranya, Bancar 1, Tambakboyo 3, Jatirogo 1, Tuban 2, Bangilan 1.

Lalu, Semanding 5, Parengan 2, Plumpang 1, dan Widang 1 Orang. Sedangkan 1 PDP juga ada di Tambakboyo.

"Saat ini ada 17 ODP dan 1 PDP Covid-19. Belum ada yang positif atau suspect corona, semoga tidak ada," ujar Noor Nahar usai dialog talkshow penanganan virus Corona, Senin (23/3/2020).

Dia menjelaskan, untuk 1 PDP kini telah dirawat atau diisolasi di ruangan khusus Corona milik RSUD dr Koesma Tuban.

Perawatan di minggu pertama hasilnya negatif, kini masuk pada perawatan minggu kedua dan hasilnya akan diketahui sekitar 2-3 hari mendatang.

Ditambahkannya, sebelumnya juga sudah pernah ada pasien PDP seorang perempuan asal Kecamatan Bancar baru pulang dari umrah, setelah menjalani perawatan hasilnya negatif.

"Dulu pernah ada PDP asal Bancar hasilnya negatif, yang sekarang pria sama juga baru dari umrah. Tapi yang baru ini hasil pemeriksaan kedua belum keluar," pungkasnya.

Dikutip dari Tribunnews, kriteria OPD dalam kasus corona adalah belum menunjukan gejala sakit, sempat berpergian ke negara episentrum corona, dan sempat melakukan kontak dengan pasien positif virus Corona.

Sedangkan kriteria PDP yaitu ada gejala penyakit virus Corona, di antaranya demam, batuk, pilek dan sesak nafas.

Kemudian suspect adalah menunjukkan gejala virus Corona, diduga kuat sudah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, dan disarankan melakukan spesimen.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved