Virus Corona di Malang
Darurat Corona, Penumpang KA Stasiun Malang Belum Batalkan Tiket Mudik, Tunggu Kebijakan Pemerintah
PT KAI mencatat belum ada pembatalan tiket mudik lebaran akibat Covid-19 atau virus Corona.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Arie Noer Rachmawati
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - PT KAI mencatat belum ada pembatalan tiket mudik lebaran akibat Covid-19 atau virus Corona.
Sampai saat ini, pembelian tiket mudik lebaran masih terjadi.
“Mungkin calon penumpang masih menunggu kebijakan pemerintah ya. Kalau sudah tidak boleh mudik, mungkin baru ramai-ramai membatalkan,” tutur Kepala Stasiun Malang, Ghozuli, ketika dikonfirmasi, Kamis (27/3/2020).
• Pasar Tradisional di Situbondo Masih Tetap Buka di Tengah Wabah Corona, Tunggu Instruksi Bupati
Menurutnya, pembatalan tiket perjalanan terjadi pada keberangkatan periode Maret.
Setiap hari, kata dia, terdapat 500 sampai 1000 lebih calon penumpang membatalkan keberangkatannya menggunakan mode transportasi kereta api.
Tujuan yang dibatalkan pun merata mulai dari Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.
• Fakta Masa Lalu Abash Pacar Lucinta Luna Bocor, Foto KTP & Saat Jadi Wanita, 4 Rahasia Lain Terkuak
• VIRAL VIDEO Polisi Pukul 3 Bintara Pakai Ikat Pinggang, 1 Orang Masuk RS, Polda Sumbar Angkat Bicara
“Kemarin rekor sampai 1000 lebih pembatalan keberangkatan,” ucapnya.
Ghozuli mengungkapkan, okupansi penumpang di Stasiun Malang turun drastis akibat virus Corona.
Apabila dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan penumpang hingga 80 persen.
• Satu Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Ternyata Memiliki Riwayat Pergi ke Jakarta sebelum Sakit
“Tahun lalu di tanggal yang sama ada 5000 lebih penumpang yang naik dari Stasiun Malang. Tapi hari ini hanya 1000 penumpang,” kata dia.
Pemerintah melauli BNPB menetapkan masa tanggap bencana wabah virus Corona sampai 29 Mei 2020 atau H+6 Idul Fitri.
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati