Virus Corona di Kediri

Dosennya Meninggal, IAIN Kediri Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Civitas akademika IAIN Kediri menerapkan protokol kesehatan dalam antisipasi terburuk meninggalnya NA, salah satu dosennya akibat suspek Covid 19.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
EPA-EFE/STR CHINA OUT via Kompas.com
ILUSTRASI Ruang isolasi rumah sakit untuk penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Civitas akademika IAIN Kediri menerapkan protokol kesehatan dalam antisipasi terburuk meninggalnya NA, salah satu dosennya akibat suspek Covid 19. 

Rektor IAIN Kediri DR Nur Chamid dalam rilis yang diterima Surya, Jumat (27/3/2020) mengajak kepada seluruh warga kampus untuk saling menyampaikan data bila dalam rentang 14 ke belakang pernah kontak fisik dengan almarhum.

Upaya itu berupa mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari ke depan terhitung 24 Maret 2020.
Rektor juga mengingatkan kehati-hatian dalam mengambil sikap preventif dan menerapkan kemungkinan terburuk terhadap penyebab medis wafatnya almarhum.

"Bila muncul gangguan kesehatan mohon segera periksa ke layanan medis terdekat, lapor ke Corona Center Kota Kediri atau Gugus Satgas Penanggulangan dan Edukasi Covid 19 IAIN Kediri," jelasnya.

Dijelaskan riwayat kegiatan almarhum sebelum meninggal. Di antaranya, 6 Maret mengurus nilai akademik mahasiswa magang. 7 Maret takziah ke Bloro. 9 - 18 Maret mengikuti pelatihan calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Aksi Picik Pria Madura Sebar Video Dewasa Eks Kekasih ke WA, Kecewa Diputus Cinta, Lihat Nasibnya

Hasil Tes Covid 19 Dosen IAIN Kediri Belum Keluar, Belum Tentu Kena Corona

UPDATE Terbaru Virus Corona di Indonesia: Tambahan 153 Kasus Baru, 87 Pasien Meninggal Dunia

19 Maret almarhum pulang dan dirawat di RSUD Pare. Pada 21 Maret sebagai orang dalam pengawasan (ODP) dan meningkat menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Almarhum meninggal 24 Maret dan dimakamkan dengan standar Covid 19.

Rektor juga mengajak seluruh warga kampus untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gangguan dalam mengantisipasi mewabahnya Covid 19.

Sementara update terbaru dari Tim Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri, salah satu pasien positif Covid 19 rujukan dari Blitar sudah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.(dim)
 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved