Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Terobosan Obat Baru Corona, Tingkat Sembuh Capai 90% dalam Kritis Sekalipun, Penemuan Jadi Harapan

Akhirnya ditemukan terobosan obat baru oleh para pakar, bisa efektif terhadap corona hingga 90%, apa sebenarnya obat tersebut?

Penulis: Ignatia | Editor: Januar
Tribunnews.com
Ilustrasi penemuan obat terobosan baru oleh pakar untuk sembuhkan corona 

TRIBUNJATIM.COMPenemuan obat baru untuk corona menjadi perbincangan beberapa saat belakangan.

Sejauh ini belum benar-benar ditemukan obat yang bisa menyembuhkan virus Corona ( Covid-19 ) yang secara resmi sudah menginfeksi banyak negara di dunia.

Obat tersebut berasal dari terobosan baru yang ditemukan oleh beberapa peneliti di China.

Cegah Sebaran Corona, Truk Kontainer Muat Komputer untuk Siswa Disemprot Disinfektan Dindik Gresik

VIRAL Kisah Sedih Balita Pengidap Leukemia Gagal Kemo karena Kena Corona, Begini Kondisinya Sekarang

Seorang perawat di Rumah Sakit Jinyintan sedang mempersiapkan obat-obatan untuk pasien virus Corona di Wuhan, China.
Seorang perawat di Rumah Sakit Jinyintan sedang mempersiapkan obat-obatan untuk pasien virus Corona di Wuhan, China. (AFP via SCMP)

Simak penjelasan selengkapnya berikut:

Sejauh ini ada beberapa obat yang bisa dipakai untuk mengurangi dan sedikit menyembuhkan orang yang telah terinfeksi virus Corona.

Pakar menyarankan dua buah obat yang secara tidak resmi bisa jadi alternatif mengobati pasien virus Corona.

Dua obat yang dimaksud adalah Avigan dari Jepang dan Klorokuin obat malaria yang selama ini mudah dijumpai di Indonesia.

Terobosan obat baru yang ditemukan peneliti ini memiliki rasio 90% bisa menyembuhkan.

Hal itu dibuktikan dalam uji coba pertama.

VIRAL Tragedi Coronavirus Challenge, Artis TikTok Kena Covid-19 setelah Jilati Toilet, Banyak Ditiru

(ILUSTRASI) Apa Kunci Kesembuhan Pasien Virus Corona Padahal Belum Ada Obatnya? Ini Penjelasan dari Para Ahli
(ILUSTRASI) Apa Kunci Kesembuhan Pasien Virus Corona Padahal Belum Ada Obatnya? Ini Penjelasan dari Para Ahli (Freepik)

Pasien Covid-19 yang didiagnosis kondisinya parah atau kritis di dua rumah sakit terpisah di Provinsi Anhui, China Timur.

Mereka diberi obat yang disebut tocilizumab bersama secara rutin antara 5-14 Februari.

Hasilnya efektif, keduanya bisa disembuhkan dan memberikan perubahan signifikan.

Apa sebenarnya terobosan obat baru yang ditemukan oleh pakar melawan virus corona yang terjadi saat ini?

Pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, China
Pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, China (EPA via Daily Mail)

Terobosan obat satu ini tentu saja akan menjadi konsekuensi besar bagi dunia.

Akan sangat membantu mengatasi pandemic yang belum ditemukan solusinya hingga saat ini.

Pengujian obat satu ini masih terus difokuskan oleh banyak pakar agar bisa menjadi jalan terbaik membantu seluruh dunia bangkit.

Obat tersebut adalah Tocilizumab atau dikenal dengan Actemra.

Ilustrasi obat Chloroquine atau obat anti malaria
Ilustrasi obat Chloroquine atau obat anti malaria (hellosehat.com)

Tocilizumab atau dikenal dengan Actemra diproduksi secara khusus oleh perusahaan farmasi obat kenamaan di Swiss yakni, Roche.

Biasanya obat ini digunakan untuk mengobati radang sendi.

Setelah diberikan pada pasien Covid-19, demam pasien dengan cepat mulai normal, dan semua gejalanya membaik.

Para ahli di China temukan obat untuk virus Corona yaitu obat antimalaria
Para ahli di China temukan obat untuk virus Corona yaitu obat antimalaria (Kolase reddit.com dan hellosehat.com)

Lima belas dari 20 pasien yang terlibat dalam percobaan dapat menurunkan asupan oksigen.

Dengan 19 pasien dipulangkan rata-rata 13,5 hari setelah perawatan.

Studi ini menyimpulkan "Tocilizumab adalah pengobatan yang efektif pada pasien Covid-19 yang parah yang memberi strategi terapi baru untu penyakit fatal ini."

Tocilizumab membantu menurunkan kadar protein interleukin 6 tinggi yang membantu beberapa penyakit peradangan.

Genetech sebuah perusahaan bioteknologi di AS meluncurkan uji coba pada obat ini apakah bisa digunakan di Amerika.

(ILUSTRASI) Obat Anti Virus Corona Ditemukan Ilmuan Hong Kong, Ini Penjelasan Tentang Perkiraan Kapan Diproduksi.
(ILUSTRASI) Obat Anti Virus Corona Ditemukan Ilmuan Hong Kong, Ini Penjelasan Tentang Perkiraan Kapan Diproduksi. (SHUTTERSTOCK)

"Kami sedang melakukan uji klinis pada Actemra untuk perawatan di rumah sakit dengan Covid-19 sehingga dapat lebih baik sehingga bisa menentukan apakah Actemra potensial dalam memerangi penyakit ini," katanya.

Di China penelitian dengan Actemra masih terus berjalan dan dalam uji klinis sudah diujikan pada 188 pasien dan akan terus berjalan sampai 10 Mei.

Jumat lalu WHO mengumumkan, uji coba global untuk mencari tahu obat-obatan yang potensial untuk digunakan melawan Covid-19.

Kapan Virus Corona di Seluruh Dunia Berakhir? Ilmuwan Sebut Tak akan Lama: Kita akan Baik-baik Saja

Aksi tersebut disebut SOLIDARITY untuk menggunakan obat-oabatan yang tersedia yang mungkin bisa mengendalikan virus tersebut.

Jika ini berhasil bukan tidak mungkin kita tak perlu takut lagi dengan wabah penyakit ini, karena bisa diatasi dengan mudah.

Metode Pengobatan China Atasi Pasien Virus Corona, 85 Persen Pasien Sembuh karena Obat Tradisional

CNN melaporkan, China memiliki metode pengobatan yang ampuh dalam menyembuhkan pasien virus Corona.

Ketika para ilmuwan berlomba untuk menemukan obat dan vaksin, China beralih ke pengobatan tradisional.

China meyakini pengobatan kuno dapat membantu.

"Dengan menyesuaikan kesehatan tubuh dan meningkatkan kekebalan, pengobatan tradisional China dapat membantu merangsang kemampuan pasien untuk melawan dan pulih dari penyakit," kata Yu Yanhong, wakil kepala China's National Administration of Traditional Chinese Medicine, dalam konferensi pers minggu lalu.

Yu menambahkan, penggunaan obat tradisional merupakan cara yang efektif.

Seorang warga mengenakan masker dan kantong plastik di luar supermarket Wuhan, Hubei , China, untuk menghindari virus corona pada (10/2/2020).
Seorang warga mengenakan masker dan kantong plastik di luar supermarket Wuhan, Hubei , China, untuk menghindari virus corona pada (10/2/2020). (STR/AFP via TribunStyle.com)

Pasalnya, obat tradisional telah membantu melawan virus di masa lalu.

SARS tahun 2002-2003 yang menewaskan ratusan orang di China telah ditumpas berkat obat tradisional.

Sejauh ini, lebih dari 50.000 pasien virus Corona telah keluar dari rumah sakit di China.

Sebagian besar dari mereka sembuh karena mengonsumsi obat tradisional China.

Yu mengatakan, itu merupakan bukti kemanjuran atas penggunaan obat tradisional China dan obat dari luar negeri secara bersamaan.

"Kami bersedia berbagi pengalaman yang dialami China dan solusinya dalam mengobati Covid-19," ujar Yu.

Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Kota Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus.
Tim medis memberikan kode kepada salah satu pasien virus corona. Dokter di Kota Wuhan mengisahkan bagaimana suka duka mereka dalam merawat pasien yang positif terkena virus. (SCMP/Xinhua)

Scio.gov.cn melaporkan, dalam uji coba klinis terhadap 102 pasien bergejala ringan di Wuhan, pasien yang meminum kombinasi obat tradisional dan Barat dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya menerima pengobatan Barat memiliki tingkat pemulihan 33 persen lebih tinggi.

Dalam studi lain dari kasus yang lebih serius, pasien yang menerima perawatan kombinasi juga lebih cepat sembuh daripada kelompok kontrol.

Pasien yang diberikan pengobatan tradisional juga memiliki tingkat oksigen yang lebih besar dalam darah dan jumlah limfosit yang lebih tinggi.

Ilustrasi virus Corona.
Ilustrasi virus Corona. (sciencefocus.com)

Hal-hal di atas merupakan indikator penting dari kesehatan pasien yang pulih.

Perawatan menggunakan obat tradisional China tidak hanya diterapkan di Wuhan.

Di provinsi Zheijang timur, lebih dari 95 persen pasien Corona telah diberi obat-obatan tradisional pada akhir Februari, menurut Global Times.

Artikel telah tayang di Intisari dalam judul Bukan Klorokuin Ataupun Avigan, Ilmuwan Temukan Obat Baru yang Bisa Menyembuhkan Covid-19 Hingga 90 Persen Meski dalam Kondisi Kritis

5 Hal Tentang Virus Corona yang Menginfeksi Tanpa Gejala, Contoh Kasus hingga Kondisi Paru-paru

Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved