Lockdown Mandiri di Daerah Disebut Mahfud MD Berbahaya, Alasan Sebenarnya Akhirnya Terungkap

Lockdown yang dilakukan beberapa daerah disebut Mahfud MD berbahaya. Apa alasannya ya?

YouTube KOMPASTV
Mahfud MD menyebut lockdown yang dilakukan beberapa daerah berbahaya 

TRIBUNJATIM.COM - Mahfud MD menyebut lockdown yang dilakukan beberapa daerah berbahaya.

Beberapa daerah di Indonesia memutuskan untuk lockdown atau karantina secara mandiri daerah mereka.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menganggap hal itu berbahaya.

Hal itu diungkapkan Mahfud MD melalui sambungan telepon di acara Kabar Petang tv One pada Sabtu (28/3/2020).

Dishub Kota Surabaya Siapkan Posko di 19 Titik Perbatasan: Siap Melakukan Karantina Wilayah

Mulanya, Mahfud MD menyinggung soal beberapa daerah yang sudah mulai melakukan karantina wilayah sendiri-sendiri.

"Kita akan mengatur prosedur agar daerah-daerah tidak sendiri karantina wilayah."

"Karena sekarang sudah ada lebih dari 10 daerah membuat sendiri-sendiri," ujar Mahfud.

Ia menilai, hal itu bisa berbahaya jika dilakukan tanpa koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

"Ada yang dari kota tidak boleh dimasuki sama oleh mobil dari luar dan sebagainya, itu kan lebih berbahaya lagi kan kalau kita tidak mengaturnya," sambungnya.

Mahfud membenarkan bahwa pemerintah daerah memiliki hak untuk mengatur daerah masing-masing, namun diperlukan aturan dari Pemerintah Pusat agar tidak berantakan sendiri-sendiri.

Halaman
1234
Editor: Januar AS
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved