Ada 3,8 Juta Pekerja di Jatim yang Terdampak Virus Corona, Pemprov Ngaku Sudah Siap Antisipasi

Ada 3,8 Juta Pekerja di Jatim yang Terdampak Virus Corona, Pemprov Ngaku Sudah Siap Antisipasi

freepik.com
ILUSTRASI - Virus Corona atau (Covid-19). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan pemetaan identifikasi terhadap masyarakat yang terdampak secara sosial ekonomi akibat adanya wabah virus Corona atau Covid-19.

Dari data yang dipaparkan Wagub Jatim yang juga sebagai Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan ada 3,88 juta tenaga kerja yang terdampak akibat adanya Covid-19 dari empat sektor.

Di antaranya perdagangan, pengolahan, transportasi, serta akomodasi makanan dan minuman.

Kebahagiaan Ganjar Pranowo Dicurhati PDP Sembuh Corona, 1 Pesan dari Gubernur: Jangan Mengucilkan

"Angka ini ada yang sudah tercover BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tapi ada juga yang belum," ujar Emil Dardak, Senin (30/3/2020).

Emil mengatakan, Pemprov Jatim akan mematangkan paket kebijakan terhadap yang belum tercover sembari mengkoordinasikan angka tersebut dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Yang mana BPS juga sedang membedah angka pekerja yang terdampak dari sektor formal dan informal, usaha mandiri, dan yang bekerja untuk orang lain.

Sementara itu, di kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menuturkan, saat ini dana yang sudah pasti untuk menanggulangi Covid-19 baru Rp 264 miliar.

Alokasi anggaran tersebut masih membutuhkan tambahan yang lebih besar lagi untuk dapat melakukan berbagai program penanggulangan Covid-19.

Mulai dari social safety net, cash for work (padat karya tunai) maupun intervensi terhadap pelaku UMKM yang terdampak.

“Sekarang, konsolidasi datanya sedang dilakukan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendeteksi keluarga rentan, hampir miskin atau yang sudah miskin. Kordinasi kita dengan BPS dan Dinas Sosial,” ucap Khofifah.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved