Fenomena Langit Bulan April di Indonesia, Salah Satunya Hanya Bisa Ditonton 3 Kali di Tahun 2020
Daftar fenomena langit di bulan April, salah satunya hanya bisa ditonton 3 kali di tahun 2020, lho!
Meteor ini diproduksi dari partikel debu yang ditinggalkan oleh komet C/1861 G1 Thatcher, yang ditemukan pada 1861.
Hujan meteor Lyrids berlangsung setiap tahun mulai dari 16-25 April 2020.
Tahun ini puncaknya akan terjadi pada malam tanggal 22 April 2020 dan pagi tanggal 23 2020.
• Sembuh dari Virus Corona, Wanita 65 Tahun Beri Tipsnya, Bukan Penyakit Kutukan & Jaga Imunitas
Thomas Djamaluddin menjelaskan, ada 3 syarat untuk menyaksikan hujan meteor Lyrids:
- Cuaca cerah
- Polusi cahaya minim, jadi disarankan mengamati dari luar kota dan mematikan lampu di sekitar
- Medan pandang ke langit utara tidak terhalang bangunan atau pohon
• Kim Jong-Un Disebut Kabur dari Pyongyang Korea Utara Takut Virus Corona, 3.700 Tentara Dikarantina
3. Bulan baru
Pada 23 April 2020 mendatang, bulan akan terletak di sisi bumi yang sama dengan matahari dan tidak akan terlihat di langit malam.
Fase ini terjadi pada 02.27 UTC atau 09.27 WIB.
• Prediksi Wabah Virus Corona Berakhir di Indonesia menurut Pakar Statistik, Hasilnya Optimistis
Menurut Thomas Djamaluddin, waktu terbaik untuk melihat langit malam adalah hari Kamis (22/3/2020) malam.
Ini adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati benda-benda redup seperti galaksi dan gugusan bintang, karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu.
Biasanya hal tersebut dimanfaatkan fotografer untuk mengambil foto langit malam bertabur bintang atau galaksi.
• Download Drama Korea Kingdom Season 2 Sub Indo Episode 1-6 Lengkap, Link Streaming di Sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Catat, Ini Fenomena Langit Bulan April: Supermoon, Hujan Meteor hingga Bulan Baru.