Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Pesan Pelatih PSG Gresik untuk Pemain yang Latihan Mandiri di Tengah Libur Kompetisi akibat Covid-19

I Putu Gede memperkirakan, pemain PSG Gresik bakal menemui titik jenuh ketika berlatih mandiri di waktu yang lama.

TRIBUNJATIM.COM/TAUFIQUR ROCHMAN
Pelatih tim Putra Sinar Giri Gresik I Putu Gede memberi arahan pada pemain, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pelatih tim Putra Sinar Giri (PSG) Gresik, I Putu Gede, tak membantah jika kondisi fisik skuat asuhanya saat ini sedang mengalami penurunan.

I Putu Gede memperkirakan, para pemainnya bakal menemui titik jenuh ketika berlatih mandiri di waktu yang lama.

Pasalnya, sudah satu pekan lebih anak asuhnya berlatih mandiri di rumah, seusai manajemen PSG Gresik meliburkan para pemainnya, setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 lantaran pandemi virus Corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia.

Cegah Covid-19, PSG Gresik Bakal Bagikan Masker dan Face Shield, Buka Pendaftaran Permohonan Bantuan

Libur Panjang Kompetisi, Pelatih Fisik Persebaya Sebut Kemungkinan Pemain Alami Penurunan Fisik

"Berlatih mandiri pasti ada kendalanya, pemain nggak maksimal dalam latihan karena situasi sekarang, efeknya akan terjadi kejenuhan saat individual training dalam waktu lama," ujar I Putu Gede, Minggu (5/4/2020).

Untuk itu, pelatih berusia 46 tahun itu mengingatkan kepada para anak didiknya, untuk tetap berlatih namun dalam porsi yang sewajarnya.

Sebab, mantan pemain Arema itu mencemaskan, jika para pemainnya terlalu memforsir latihan, akan berimbas pada kondisi kelelahan.

Sehingga daya tahan tubuh akan mengalami penurunan dan itu sangat riskan bagi kondisi pemain.

Tak Tutup Mata dengan Kondisi Kini, Pemain PSG Gresik Arif Suyono Dukung Kebijakan Gaji 25 Persen

Soal Nasib Liga 1 2020, Pelatih Persela Sebut Butuh Diskusi Seluruh Pemilik Klub untuk Memutuskan

"Yang penting jangan sampek over training terus terjadi kelelahan, dampaknya kondisi drop, imun juga drop akan bahaya virus," tutur I Putu Gede.

Kendati begitu, pelatih kepala tim Laskar Giri Kedaton itu menegaskan, tetap selalu mengawasi perkembangan para anak didiknya, dengan dampingan dari para asistennya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Taufiqur Rohman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved