Virus Corona di Magetan

KUA Magetan Banjir Calon Pengantin di Tengah Wabah Corona, 'Dilayani Sesuai Protokol Kesehatan'

Kantor KUA Magetan masih melayani akad nikah calon pengantin di tengah wabah Corona. Calon pengantin wajib mematuhi protokoler kesehatan.

TRIBUNJATIM.COM/DONI PRASETYO
Sepasang calon pengantin (Catin) sedang melangsungkan akad nikah ditengah mengganasnya pandemi Corona Virus Disease atau Covid 19, di Kantor KUA Magetan, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Virus Corona (Covid-19) tampaknya tak membuat pasangan calon pengantin (catin) mengurungkan niatnya melangsungkan pernikahan. 

Buktinya, pasangan catin masih banyak yang antre di Kantor KUA Magetan untuk melangsungkan akad nikah

"Bagi calon pengantin (catin) yang mendaftar sebelum tanggal 1 April 2020, tetep bisa dilaksanakan di Kantor KUA, tapi kalau mendaftaran setelah tanggal 1 April 2020 bisa daftar secara online, tapi untuk pelaksanaan akad nikah masih menunggu aturan darurat dicabut pemerintah,"kata Kepala KUA Kecamatan/Kabupaten Magetan Bani Arrosid, seusai menikahkan catin di gedung pertemuan setempat, Senin (6/42020).

Kepiluan Isyana Sarasvati Lihat Suami Tangani Covid-19 ‘Semangat Suami’, Kakak Ipar Begitu Khawatir

Niat Puasa Syaban 1441 H Dilengkapi Hikmah dan Keutamaannya, Bisa Dibaca Malam dan Siang Hari

Menurut Bani, di tengah wabah Corona, akad nikah tetap bisa dilaksanakan, namun protokoler kesehatan harus dipatuhi dan dilaksanakan.

Baik oleh catin, termasuk pengantar dari kedua catin.

"Untuk pelaksanaan maksimal kluarga yang mengantar dan masuk ruang akad nikah maksimal 10 orang, semua harus pakai masker. Untuk catin, Wali dan saksi-saksi selain masker, harus mengenakan hand scoon (kaos tangan karet), begitu juga dengan petugas nikah," ujar Bani Arrosid.

Wali Kota Batu dan Wakilnya Sepakat Donasikan 100 Persen Gaji untuk Menanggulangi Dampak Corona

UPDATE CORONA di Dunia Selasa 7 April, AS Naik 26 Ribu Pasien dalam Sehari, Spanyol No 2 Tertinggi

Selain kelengkapan standar, lanjut Bani, jarak duduk hadirin dan catin pun juga harus dilakukan, tidak kurang dari satu meter. Perlakuan itu juga untuk petugas nikah dan pencatat nikah.

Dikatakan Bani, kalau catin dari luar daerah selain harus membawa surat sehat bebas Covid-19 oleh dakter, juga harus menjalani masa karantina mandiri sebelumnya selama 14 hari.

"Tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, kalau pendafaran setelah tanggal 1 April 2020, hafus menunggu sampai masa darurat Covid-19 dinyatakan,"kata Bani Arrosid.

So Ji Sub Resmi Menikahi Jo Eun Jung yang Berusia 17 Tahun Lebih Muda, Sepakat Tak Gelar Upacara

Sementara catin yang berhasil.kita temui, merasa senang bisa menikah, walau pun dengan kondisi minimalis, tanpa resepsi yang mengundang massa berkumpul.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved