Sepak Bola saat Wabah Virus Corona

Tak Setuju Usulan Penghentian Permanen Kompetisi Liga 1 2020, Aremania: Kami Rindu Dukung Arema FC

Menanggapi usulan Liga 1 2020 dihentikan permanen atau total, suporter Arema FC, Aremania, memberikan tanggapan.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Aremania saat mendukung Arema FC pada laga Arema FC vs Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (23/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Nasib kompetisi Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) masih belum mendapat kepastian.

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan menghentikan sementara kompetisi hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Namun di tengah libur kompetisi, muncul usulan dari Direktur Madura United, Haruna Soemitro, soal dihentikannya kompetisi secara permanen, dan Liga 1 2020 dialihkan pada Liga 1 2021 mendatang.

Soal Usulan Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan Permanen, Arema FC: Kami Patuh pada PSSI

Pertanyakan Gaji Maret Hanya 25 Persen Padahal Lakoni Dua Laga, Pelatih Persik Serahkan pada APSSI

Menanggapi usulan kompetisi dihentikan permanen atau total, suporter Arema FC, Aremania, memberikan tanggapan.

"Kalau kami yang kapasitasnya sebagai suporter, dari lubuk hati paling dalam, tentu ingin kompetisi kembali bergulir dan jangan sampai dihentikan. Karena tidak dipungkiri kami rindu mendukung tim bermain. Namun itu kan tergantung kondisi dan situasi virus Corona yang sekarang masih ada di Indonesia. Keselamatan jauh lebih penting dari segalanya," kata Aremania asal Malang, Habibi Rohman, pada TribunJatim,com, Rabu (8/4/2020).

Selain Habib, Aremania Korwil Kanjuruhan, Awang Karta, juga memiliki harapan yang sama.

Mewakili rekan-rekannya sesama suporter, Awang Karta berharap agar kompetisi tidak dihentikan total.

Ikuti Arahan Social Distancing, Persebaya Store Tutup Sementara, Penjualan Beralih ke Online

MotoGP 2020 Ditunda, Franco Morbidelli Ungkap Kegiatannya selama Menjalani Karantina di Rumah

"Kalau saya sih sebagai seporter ngikut saja, apa kata ketua PSSI dan PT Liga. Kalau Haruna kan anggota Exco PSSI dan mewakili suara tim Madura. Kalau kondisi wabah sudah berangsur-angsur membaik, ya harapan seporter kompetisi bisa berjalan kembali," ujar Awang Karta.

Sementara itu, menanggapi usulan kompetisi dihentikan total, manajemen Arema FC melalui Media Officer Arema FC, Sudarmaji, mengatakan, klub akan mematuhi keputusan dan instruksi PSSI selaku federasi.

Namun Arema FC tak menampik jika kondisi ini membuat seluruh klub peserta kompetisi merugi dan menanggung beban berat.

Pihak manajemen Arema FC juga meminta pada PSSI agar secepatnya membuat keputusan soal kejelasan nasib kompetisi Liga 1 2020.

Arema FC Putri Boyong 19 Pemain Anyar untuk Liga 1 Putri 2020, Pelatih Tunggu Kepastian Kompetisi

Tak Lagi Wajibkan Kirim Video Latihan, Tim Pelatih Arema FC Berharap Pemain Tetap Berlatih Mandiri

"Kami sebagai anggota PSSI patuh dengan apapun keputusannya. Kalau dibilang berat sangat berat bebannya klub menanggung kondisi yang belum jelas kapan berakhirnya ini. Sementara pemasukan nyaris tidak ada karena policy (kebijakan) negara," ujar Sudarmaji pada TribunJatim.com, Selasa (7/4/2020).

"Harapan kami, PSSI segera menerbitkan emergency policy untuk para penggiat sepak bola, itu akan lebih baik. Apa keputusannya menghentikan kompetisi atau ada keputusan lainnya. Kami akan patuh dan taat jalankan instruksi PSSI," tambahnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved