Ketua DPD Golkar Jawa Timur, M Sarmuji Umumkan Kepengurusan Golkar Periode 2020-2025

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengumumkan struktur pengurus periode 2020-2025. Dari sejumlah nama tersebut, mayorita

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
bobby Koloway/surya
Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji bersama Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 (Corona) DPD Golkar Jatim, HM Zahrul Azhar Asumta As'ad (Gus Hans) saat ditemui di Surabaya, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Timur, M Sarmuji mengumumkan struktur pengurus periode 2020-2025. Dari sejumlah nama tersebut, mayoritas merupakan figur baru.

Total ada 128 orang yang masuk dalam kepengurusan DPD Golkar Jatim.

"Pengurus baru sekitar 60 persen dan sisanya pengurus lama," kata Sarmuji kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (17/4/2020).

Berdasarkan penjelasan pria yang juga Anggota DPR RI ini, struktur Golkar Jawa Timur memperhatikan perpaduan berbagai latarbelakang.

"Kombinasi ini dimaksudkan bukan hanya agar ada kesinambungan, tetapi juga mengakomodasi berbagai kelompok sosial," kata Sarmuji.

"Terpenting, pengurus baru ini dimaksudkan untuk menjadi representasi keanekaragaman masyarakat Jawa Timur. Sekaligus, menjangkau akar sosial masyarakat Jatim," terangnya.

Nassar Kapok Nikahi Janda Kaya seperti Muzdalifah, Kini Incar Daun Muda dan Siap Lepas Status Duda

Sopir Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19 Curhat ke Gubernur Khofifah: Awalnya Takut Ditolak Warga

Sempat Dinyatakan Sembuh, Pasien Covid-19 Lumajang Meninggal, Hasil Tes Swab Terakhir Dibuka

Selain didominasi figur baru, Sarmuji juga menerangkan adanya perampingan sejumlah bidang. Di antaranya, bidang pendidikan, cendekiawan, dan seni budaya, yang sebelumnya terpisah, kini digabung.

Demikian juga bidang pengabdian masyarakat dan penanggulangan bencana yang sekarang disatukan dalam bidang lingkungan hidup dan kesehatan.

"Termasuk, untuk Ketua Bidang pemenangan pemilu wilayah. Sebelumnya, enam bagian/wilayah sekarang menjadi lima wilayah," kata Sarmuji.

Alasan perampingan tersebut didasarkan pada panduan dari DPP. Selain itu, peringkasan bidang ini untuk memperkecil rentang kendali agar tidak terlalu lebar.

"Hal ini sekaligus mempersempit rentang kendali agar lebih memudahkan pelaksanaan program. Disamping itu juga lebih memudahkan alokasi sumber daya," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Beberapa nama yang dipertahankan adalah Sahat Tua Simanjuntak yang kembali menjadi Sekretaris DPD Golkar Jatim. Kemudian ada pula Kodrat Sunyoto (Waka Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan) hingga HM Zahrul Azhar Asumta As'ad (Gus Hans) yang menjadi Waka Pemenangan Pemilu Wilayah IV.

Kemudian, nama baru yang terlihat masuk di jajaran pengurus adalah Blegur Prijanggono yang menjabat Bendahara DPD. Sebelumnya, Blegur menjabat Ketua DPD Golkar Surabaya.

Masuknya kembali nama Sahat Tua Simanjuntak sebagai Sekretaris DPD Golkar Jatim cukup menarik sebab nama Wakil Ketua DPRD Jatim ini sebenarnya juga tercantum dalam kepengurusan di DPP. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, Sahat ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Golkar.

Namun selain Sahat, Sarmuji juga tercatat sebagai Ketua DPP Golkar.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved