Whisnu Sakti Minta PD Pasar Surya Jalankan Protokol Pencegahan Covid-19 di Seluruh Pasar Tradisional

PD Pasar Surya didesak Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana jalankan protokol untuk cegah Covid-19.

Editor: Januar
Istimewa
Whisnu Sakti saat teleconference dengan warga soal Corona 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dibukanya pasar Kapasan dan PGS Surabaya, mendapat perhatian Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Whisnu Sakti Buana mengapresiasi semangat gotong-royong dan kebersamaan seluruh unsur dalam pencegahan pandemic Corona (Covid-19).

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta kepada pihak Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS), untuk terus mengantisipasi dalam pencegahan penularan Corona.

’’Ini tidak hanya PD Pasar melainkan juga semua unsur, baik UPT Pasar maupun Paguyuban Pedagang dalam mentaati protokol pencegahan penyebaran corona,’’ kata pejabat yang akrab disapa WS saat dikonfirmasi media, Selasa (20/4/2020).

Protokol pencegahan virus ini dikatakan WS diantaranya, penyediaan pos pemeriksaan suhu tubuh, wastafel portable, rutin dalam melakukan penyemprotan desinfektan hingga mewajibkan seluruh pedagang pasar dan pembeli mengenakan masker.

Jalani Perawatan karena Covid-19, Kulit Sang Dokter Mendadak Berubah Warna, Fakta Diungkap Rekan

Untuk stan pedagang pihak Paguyuban bisa berkoordinasi dengan UPT Pasar, untuk penempatan jarak.’’Jadi perekonomian masyarakat tetap berjalan, namun tetap berpedoman pada social distancing,’’ imbuh mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini.

Berdasarkan data sebaran pasar yang tercatat di pasarsurya.surabaya.go.id, saat ini terdapat 22 pasar tradisional yang tersebar di tiga wilayah. Surabaya Utara, Timur dan Selatan.

’’Kalau bisa tidak hanya yang masuk dalam pengelolaan PD Pasar Surya. Melainkan seluruh pasar tradisional. Ini perlu peran aktif dari Paguyuban dan pengelola pasar,’’ terang pasangan dari Tri Rismaharini dalam Pilkada Surabaya 2015 lalu ini.

Dengan menjalankan prosedur dari PDPS dan Gugus Tugas Covid-19 Surabaya, diharapkan upaya pencegahan bisa lebih efektif.

’’Namun ada solusi untuk tidak mematikan jantung perekonomian warga,’’ pungkas WS.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved