Virus Corona di Kediri

Target Seminggu Tuntas, Karyawan Kerja Lembur Cetak Kartu Sahabat Untuk Kota kediri

Staf Kantor Dinas Sosial Kota Kediri dan karyawan Bank Jatim harus kerja lembur siang sampai malam. Upaya itu dilakukan untuk menyelesaikan pencetak

(Surya/Didik Mashudi)
Karyawan Bank Jatim dan Kantor Dinsos Kota Kediri rela kerja lembur untuk menyelesaikan pencetakan Kartu Sahabat, Minggu (26/4/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Staf Kantor Dinas Sosial Kota Kediri dan karyawan Bank Jatim harus kerja lembur siang sampai malam. Upaya itu dilakukan untuk menyelesaikan pencetakan Kartu Santunan Hadapi Bencana (Sahabat) dengan nomor dan nama yang berbeda.

Setidaknya ada belasan karyawan harus kerja lembur hingga tengah malam menyortir nomor identitas sesuai dengan database.

Kemudian memasukkan nomor ke materi desain Kartu Sahabat selanjutnya dicetak satu per satu di Kantor Cabang Bank Jatim di Jl PK Bangsa, Kota Kediri.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapreasi dedikasi teman-teman karyawan Kantor Dinsos dan Bank Jatim yang rela malam minggunya diganti dengan kerja lembur mengerjakan pencetakan Kartu Sahabat.

"Ini semua karena saya sudah berjanji seminggu ke depan distribusi harus diselesaikan" kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Minggu (26/4/2020).

Media Asing Bocorkan Keberadaan Kim Jong Un Saat Ini, Sampai Sebut Bahaya Besar & Soal Kontak Corona

VIRAL Gadis Kabur seusai Disekap Pacar 2 Bulan, Tinggal Serumah lalu Disiksa, Lari saat Pelaku Tidur

Kelulusan Siswa SMA/SMK di Malang Diumumkan 2 Mei via Online Pukul 10.00 WIB, Lihat Websitenya

Jumlah kartu yang disiapkan untuk dibagikan kepada warga yang menerima jumlahnya mencapai 23.840 buah. Kartu Sahabat dengan isi saldo Rp 200.000 diberikan kepada keluarga terdampak virus Corona atau Covid-19 di Kota Kediri selama tiga bulan mulai April, Mei dan Juni 2020.

Bukan hanya mencetaknya yang butuh waktu, menyortir data sebanyak itu agar tidak tumpang tindih dengan warga yang sudah masuk database penerima Program Keluarga Harapan ( PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah pusat juga tidak mudah, harus dilakukan verifikasi berjenjang.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memilih Bank Jatim sebagai bank yang bekerja sama untuk penyaluran bantuan karena sistemnya mudah, memakai virtual account sehingga tidak perlu keluar biaya administrasi.

"Untuk pendataan dimulai dari bawah, dari kelurahan-kelurahan. Jika masih ada keluarga yang masuk kategori dan belum mendapat Kartu Sahabat pada tahap pertama akan kami masukkan ke tahap kedua," jelasnya kepada TribunJatim.com. (dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved