Maling Motor Pasuruan Ditembak Mati Bukan Pemain Baru, Aksinya Sering Berkomplot, Bawa Parang-Pistol

Dua orang maling motor ditembak mati dengan timah panas pistol polisi ternyata beraksi secara berkomplot.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kondisi mayat dua pelaku pencurian motor yang ditembak mati Polda Jatim saat dievakuasi ke kamar mayat RSU Dr Soetomo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua orang maling motor ditembak mati dengan timah panas pistol polisi ternyata beraksi secara berkomplot.

Komplotannya berjumlah empat orang. Setiap beraksi, mereka acap berpasang-pasangan.

Tentunya, demi kelancaran aksi, mereka saling membagi tugas saat menggasak kendaraan target curiannya.

FAKTA Maling Motor Pasuruan Ditembak Mati, 2 Orang Masih Buron, Belasan Kunci T Jadi Barang Bukti

"Mereka ini cari motor di parkiran toko swalayan gitu lho, makanya ada CCTV, mudahkan kami profiling pelaku," ujarnya pada awak media di Halaman Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (5/5/2020).

Komplotan ini, ungkap Oki, bukan pemain baru.

Setiap beroperasi, pistol jenis revolver kaliber 38 mm, selalu terselip di balik pakaian para pelaku.

Pun juga senjata tajam jenis parang, sepanjang 40 cm, menjadi alat wajib, demi melindungi diri saat situasi terburuk; kepergok warga atau disergap aparat, terjadi.

5 Fakta Bintang Turaya yang Viral Disebut Pertanda Corona Akan Berakhir, Simak Penjelasan Ahli

Penyebab Didi Kempot Meninggal Dunia Dibeberkan Pihak Rumah Sakit, Bukan Serangan Jantung?

"(Pistolnya) Beli dari orang senjatanya," jelasnya.

Oki masih mendalami sejumlah laporan kepolisian disejumlah Polres ataupun Polrestabes se-Jatim, apakah komplotan ini memiliki rekam jejak melukai korbannya.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved