Ramadhan 2020
Ciri-ciri Orang yang Dapatkan Lailatul Qadar, Simak juga Niat, Cara Salat & Doa Malam Seribu Bulan
Inilah ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM - Inilah ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.
Pernjelasannya lengkap dijabarkan oleh Ustaz Abdul Somad dan Prof Quraish Shihab.
Simak juga, niat, tata cara salat sunah dan doa di malam Lailatul Qadar.
• TANDA Malam Lailatul Qadar Datang di Bulan Ramadhan, Simak 7 Keutamannya, Lebih Baik dari 1000 Bulan
Seperti diketahui, Lailatul Qadar adalah momen yang paling dinanti oleh umat muslim di bulan Ramadhan.
Mengingat Lailatul Qadar disebut-sebut sebagai malam paling mulia di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Dalam Al Quran, disebutkan bahwa ibadah saat malam Lailatul Qadar lebih istimewa jika dibandingkan ibadah selama 1.000 bulan.
Mengutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Prof Quraish Shihab menjelaskan bahwa Lailatul Qadar berasal dari kata Lailat yang berarti malam dan Qadar yang memiliki tiga arti.
• Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2020, Inilah Tanda-tanda hingga Amalan Sunnah yang Dianjurkan
Arti pertama adalah mulia, jadi Lailatul Qadar berarti malam mulia.
Kedua, Qadar berarti ketentuan.
Jika digabungkan, maka Lailatul Qadar berarti malam di mana Allah SWT menentukan perjalanan hidup seseorang.
Sementara makna ketiga adalah sempit.
• CATAT 10 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan, Paling Mustajab, Termasuk saat Malam Lailatul Qadr
Lailatul Qadar juga bisa berarti malam yang sempit karena malaikat silih berganti turun ke bumi.
Sehingga bumi bagaikan sangat sempit dengan kehadiran mereka.
Lailatul Qadar sering disebut sebagai malam seribu bulan karena Allah SWT menyatakan bahwa malam itu lebih baik dari malam seribu bulan.
Jika dibahas, sebenarnya manusia mustahil bisa mengetahui kehebatan dari malam Lailatul Qadar.
Manusia hanya bisa mengetahui kehebatan Lailatul Qadar dari apa yang disampaikan Rasullulah SAW.
Entah itu dari sunnah beliau ataupun ayat di Al Quran.
• Apa Tanda Datangnya Malam Lailatul Qadar pada Bulan Ramadhan? Berikut Penjelasan dari Ustaz
Quraish Shihab juga mengatakan bahwa malam Lailatul Qadar hanya dianugerahkan pada umat Nabi Muhammad SAW.
"Ada yang berkata bahwa umat-umat terdahulu usianya lebih panjang dari usia manusia sekarang," ungkap Quraish Shihab.
"Sehingga untuk menggantikan panjangnya usia di sana, Allah memberikan Lailatul Qadar sehingga setiap orang mendapatkan Lailatul Wadar seakan-akan umurnya bertambah seribu bulan," imbuhnya.
• Niat dan Tata Cara Salat Sunnah Malam Lailatul Qadar Pada Bulan Ramadhan, Dilengkapi dengan Doa
Lantas seperti apa sih tanda-tanda umat muslim telah mendapatkan malam Lailatul Qadar?
Simak ulasannya, melansir dari TribunStyle via TribunWow ( grup TribunJatim.com ).
1. Selalu Terdorong Untuk Melakukan Kebaikan
Di malam Lailatul Qadar, malaikat silih berganti turun ke bumi.
Malaikat sendiri merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang selalu membawa kebaikan.
Mereka juga selalu mendorong manusia untuk berbuat kebaikan.
"Sehingga pada malam itu, orang yang bertemu dengan Lailatul Qadar akan selalu terdorong melakukan kebaikan karena malaikat bersama dia," jelas Quraish Shihab.
• Tata Cara Salat Sunnah Malam Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan, Disertai dengan Bacaan Doanya
2. Damai Dirasakan Sampai Terbitnya Fajar
Quraish Shihab menjelaskan bahwa makna "sampai terbitnya fajar" ini bisa berarti dua hal.
Pertama, yakni terbitnya fajar pada malam itu, yakni keesokan harinya.
Namun bisa juga diartikan sampai terbitnya fajar kehidupan manusia di akhirat nanti.
"Seumur hidupnya dan sampai nanti," ungkapnya.
Umat muslim yang telah mendapatkan Lailatul Qadar akan merasakan kedamaian.
Selain itu, dirinya juga mampu memberikan kedamaian.
"Damai bisa damai aktif, bisa damai pasif," tutur Quraish Shihab.
• Amalan Malam Nuzulul Quran yang Jatuh Pada 17 Ramadhan 1441 H atau 9 Mei 2020, Panjatkan Doa
Jika seseorang memberikan sesuatu pada orang lain, maka hal itu bisa melahirkan kedamaian.
Tapi jika seseorang tidak mengganggu orang lain, hal itu juga bisa menimbulkan kedamaian.
Orang yang bertemu dengan Lailatul Qadar selalu mencari kedamaian.
"Damai dengan diri tidak menggerutu, damai dengan orang lain, damai dengan tumbuhan, damai dengan binatang," paparnya.
"Sehingga kedamaian itu dibawanya sampai hari kemudian dan ketika di hari kemudian, dia akan masuk di negeri yang dinamai Allah daarussalaam, negeri yang penuh kedamaian," imbuhnya.
3. Setelah Bulan Ramadhan Ada Perubahan
Sementara Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa orang telah mendapatkan Lailatul Qadar akan mengalami perubahan setelah bulan Ramadhan.
"Ustaz bapak itu dulu orangnya pelit, tapi setelah Ramadhan orangnya baik," ungkap Ustaz Abdul Somad mencontohkan.

Tata Cara Salat Lailatul Qadar & Doanya
Salat Lailatul Qadar memiliki tata cara yang sama dengan salat wajib atau salat sunnah lainnya.
Berikut tata caranya :
1. Membaca niat
Dalam melakukan suatu ibadah termasuk melaksanakan salat Lailatul Qadar, diwajibkan membaca niat dalam hati dan meyakinkan diri bahwa salat yang dilaksanakan tersebut adalah salat sunnah Lailatul Qadar.
Adapun niat salat lailatul qadar adalah sebagai berikut :
“Ushalli Sunnatan lailatul qadri arba’a raka'atin lillahi ta’aalaa”
Artinya : Niat salat sunnat lailatul qadar empat rakaat karena Allah Ta’ala.
2. Takbiratul ikhram
Sama seperti salat lainnya, salat Lailatul Qadar dimulai dengan melakukan gerakan takbiratul ikhram dengan membaca kalimat takbir yaitu ”Allahhu Akbar”.
3. Membaca surat Al fatihah dan surat pendek
Membaca Alfatihan pada rakaat 1 hingga rakaat keempat dan kemudian membaca surat At Takasur, Al Qadr, Al Ikhlas berturut-turut sebanyak tiga kali atau bisa juga membaca surat lain semampunya.
• Malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan, Ada Kisah Turunnya Wahyu Pertama & Al Quran kepada Rasulullah SAW
4. Tidak ada tahiyat awal
Sedikit berbeda dengan pelaksanaan salat wajib yang memiliki jumlah rakaat yang sama yakni empat rakaat, pada salat Lailatul Qadar jika telah sampai pada rakaat kedua maka tidak perlu duduk tahiyat melainkan langsung bangun dan melanjutkan rakaat ketiga.
5. Tahiyat akhir pada rakaat keempat
Saat sampai pada rakaat keempat maka duduklah dan bacalah doa tahiyat yang sama dengan doa tahiyat pada salat wajib.
Setelah selesai membaca doa tahiyat akhir maka yang selanjutnya adalah melakukan salam.
6. Berzikir dan membaca doa
Setelah selesai melaksanakan salat Lailatul Qadar dan menyempurnakan rakaatnya maka berzikir dan berdoalah kepada Allah dengan memohon ampun dan ridho dari Allah SWT.
Bacaan doa yang bisa diamalkan saat malam lailatul qadar ini juga dilengkapi artinya dalam bahasa Indonesia.
Dikutip dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari dari Kementrian Agama RI, Bagian Ketiga (Doa yang Dikutip Dari Hadis.7.40)
Doa Malam Lailatul Qadar
Latin :
‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’
Artinya :
"Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku.”
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Berikut Penjelasan Quraish Shihab dan Ustaz Abdul Somad dan Tribunjatim.com dengan judul Tata Cara Salat Sunnah Malam Lailatul Qadar, 'Malam Seribu Bulan', Disertai dengan Bacaan Doanya.