Virus Corona di Surabaya
Wali Kota Risma Rayu 144 OTG Covid-19 Jalani Perawatan di Rumah Sakit, Minta 'Tim Khusus' Terjun
Berupaya mengisolasi pasien virus Corona yang melakukan rawat jalan, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini terjunkan tim khusus.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya terus berupaya mengisolasi pasien virus Corona ( Covid-19 ) yang sedang melakukan rawat jalan.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini bahkan menerjunkan tim khusus untuk membujuk mereka agar mau dirawat di rumah sakit.
Rata-rata dari mereka memang tak sedikit yang termasuk orang tanpa gejala (OTG).
• Istri Kedua Didi Kempot Yan Vellia Blak-blakan soal Pernikahan, Waktu Nikah hingga Pertemuan Pertama
• Terkuak Teka-teki 2 Istri Didi Kempot, Fakta Pernikahan Yan Vellia & Rahasia Saputri Istri Setianya
Sehingga terkadang mereka tetap bersikukuh dan enggan dirawat dirumah sakit. Ada sekitar 144 orang yang tengah melakukan rawat jalan.
"Kita ada gerak tim dari Satpol PP, Linmas, dan kesehatan, kita dan Pemerintahan mengajak warga yang positif ini untuk masuk ke rumah sakit," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Minggu (10/5/2020).
Risma mengungkapkan, dia memang menginginkan agar mereka yang rawat jalan itu untuk dimasukkan ke rumah sakit agar dirawat.
• Trek-trekan Bak Main Sinetron Seusai Sahur, Belasan Pemuda Gresik Digelandang ke Kantor Polisi
• Resep Kue Kering untuk Sajian Idulfitri, Ada Nastar Keju, Kue Kacang, dan Kastengel yang Gurih
Hal itu juga untuk menjamin protokol agar benar-benar diterapkan.
Selain itu, Risma yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya itu menyebut, pihaknya juga berkomunikasi dengan rumah sakit agar mendorong mereka yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab untuk dirawat di rumah sakit.
"Supaya dia tidak membebankan di keluarganya," ungkap Risma.
• Resep Kue Kering untuk Sajian Idulfitri, Ada Nastar Keju, Kue Kacang, dan Kastengel yang Gurih
"Kita ada 20 bed dari RS Husada Utama, 30 RS Menur, 40 di RS Siloam, kita sudah berkomunikasi seperti itu," tambahnya.
Dalam perjuangannya memang tak mudah, sebab banyak dari mereka juga yang diketahui telah lanjut usia.
Namun menurut Risma, upaya membujuk itu tetap dilakukan demi menjaga agar tidak terjadi penyebaran dari virus Corona ini.
Sebab, dia tak memungkiri potensi untuk penularan bisa saja terjadi apalagi jika saat berada di rumah masing-masing mereka tak disiplin menjalankan protokol perawatan.
"Jadi kita mendorong yang lain yang positif untuk mau dirawat di rumah sakit," ujar Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu.
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/risma-telepon-pasien-covid-19.jpg)