Liga Indonesia
Rapat Virtual Bersama Anggota Exco, PSSI Sudah Tentukan Nasib Liga 1 dan Liga 2, Begini Hasilnya
PSSI akhirnya mengeluarkan keputusan terkait kepastian nasib Liga 1 dan Liga 2 musim ini.
Penulis: Taufiqur Rohman | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM - PSSI akhirnya mengeluarkan keputusan terkait kepastian nasib Liga 1 dan Liga 2 musim ini.
Rapat yang digelar PSSI bersama anggota Exco Selasa (12/5/2020) malam itu membahas beberapa agenda termasuk nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020
Dalam rapat virtual yang digelar PSSI bersama dengan anggota Exco itu akhirnya membuahkan hasil.
PSSI masih tetap dengan opsi awal perihal untuk memutuskan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020.
• UPDATE Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, FIFA Sambut Positif Laporan PSSI
Pelaksana Tugas (plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi, mengatakan akan tetap berpedoman pada status darurat yang diberlakukan BNPB sampai 29 Mei mendatang untuk menunggu dalam memutuskan nasib kompetisi.
Sebelumnya PSSI memutuskan untuk menghentikan kompetisi sejak Maret 2020 dengan status force majeure.
"Tentang kompetisi, Exco memutuskan tetap masih berpegang terhadap SKEP/48/III/2020 yang ditandatangani ketum terkait status liga dalam keadaan kahar sesuai status tanggap darurat BNPB," ujar Yunus saat dihubungi BolaSport.com.
• Kondisi Sulit Imbas Pandemi Covid-19, PSG Gresik Ingatkan PT LIB Bayar Subsidi Klub Liga Indonesia
"Surat keputusan Ketum masih berlaku sampai tanggal 29 Mei mendatang," kata Yunus.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah meminta masukan dari peserta Liga 1 dan Liga 2 untuk meminta masukan terkait kelanjutan kompetisi musim 2020.
Mayoritas peserta Liga 1 memberikan masukan agar kompetisi lebih baik dihentikan.
PSSI memutuskan untuk menghentikan Liga 1 dan Liga 2 untuk sementara karena pandemi Covid-19.
Rencananya kompetisi akan kembali bergulir pada 1 Juli.
• Segera Tentukan Nasib Liga 1 dan Liga 2 2020, Ketua Umum PSSI: Kami Perhitungkan Seluruh Aspek
Namun, PSSI juga harus menunggu status darurat COVID-19 sampai 29 Mei yang diberlakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)
Jika status darurat setelah tanggal 29 Mei diperpanjang BNPB dan PSSI memandang kondisinya belum cukup ideal, maka PSSI memastikan tidak akan melanjutkan kompetisi.
Rencananya PSSI akan menggelar turnamen sebagai pengganti Liga 1, tetapi belum diketahui kapan akan digelar.