Rombongan Pemudik Keciduk PJR di Tol Ngawi saat Melintas Jalan Tikus, Penumpang Balik ke Desa

Rombongan pemudik kepergok PJR di ruas jalan tol saat melintas jalan tikus setelah turun dri mobil elf.

SURYA/DONI PRASETYO
Rombongan pemudik diduga warga Ngawi, yang bekerja di Semarang, terlihat turun dari ELF yang ditumpangi, di ruas jalan tol untuk menghindari check point atau penyekatan di exit Tol Ngawi, kemudian dilanjutkan dengan memilih jalur tikus, untuk bisa sampai kampung halamannya. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Naas, rombongan pemudik, diduga warga Kabupaten Ngawi, namun bekerja di Semarang, tertangkap Polisi Jalan Raya (PJR) di ruas Jalan Tol atau over pass, saat berusaha melewati jalan tikus, setelah turun dari mobil ELF yang mengangkutnya dari Semarang.

Menurut Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Boby M Zulfikar, mobil ELF yang mengangkut pemudik ini sejak memasuki pos pantau, kemudian check point di rest area terus di monitor, baru setelah berhenti dan terbukti menurunkan penumpang, Polantas dan PJR mendekat.

"Anggota Satlantas Polres Ngawi baru mendekat, setelah mobil itu kedapatan benar menurunkan sejumlah penumpang, diduga kuat pemudik dari luar daerah yang mau pulang kampung di wilayah Kabupaten Ngawi, saat berusaha memanjat pagar pembatas jalan Tol," kata Kasat Boby M Zulkifar kepada TribunJatim.com, Rabu (13/5/2020).

Website PPDB 2020/2021 Kota Malang Ganti ke Alamat ini, Beroperasi 24 Jam, Dikbud: Agar Lebih Cepat

Dikatakan Boby, setelah pemudik yang turun di jalur tikus di ruas jalan tol Ngawi ini berhasil ditangkap, langsung diminta berkumpul untuk diidentifikasi anggota Satlantas Polres Ngawi.

"Sementara mobil ELF yang digunakan mengangkut pemudik itu langsung kami tilang, dan sopirnya kami mintai keterangan," ujar Kasat Lantas Boby.

Pemudik yang tertangkap, tambah AKP Boby, diserahkan ke petugas BPBD dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi untuk diperiksa kesehatan sesuai prosedur tetap penanggulangan penyebaran Covid-19 setempat.

VIRAL Luarnya Kumuh, Isi Rumah Keluarga Tak Mampu ini Menakjubkan, Daun Kering Saja Tak Kelihatan

Reaksi Yan Vellia Istri Kedua Didi Kempot Didesak Foto bareng Istri Pertama Sabar, Alasan Diungkap

"Setelah melalui protokol kesehatan, sejumlah pemudik dari Semarang itu langsung diserahkan ke desa masing masing untuk dilakukan isolasi selama 14 hari," kata Kasat Lantas AKP Boby M Zulkifar.

Seperti diketahui, sejak sebulan lalu arus mudik melewati jalur tikus di ruas jalan tol Ngawi terus berdatangan.

Berbagai cara dilakukan pemudik untuk bisa menghindari check point atau penyekatan petugas gabungan.

Tragedi Puluhan Napi Pakai Masker Bekas Pasien Corona, Nekat Tertular karena 1 Alasan, Menyedihkan

Pemudik umunya lebih memilih jalur tikus di ruas jalan Tol Ngawi ini, meski medan yang dilalui relatif berat.

Tapi keinginan kuat pulang kampung pemudik untuk bisa bertemu sanak keluarganya tak membuat ciut nyali untuk menempuh jalan yang sulit itu.

Sementara pengemudi ELF, Rizki Dimas yang mengangkut sejumlah pemudik itu mengaku sengaja menurunkan penumpang itu di ruas jalan Tol Ngawi itu, sesuai perjanjian sebelumnya.

"Saya sengaja minta penumpang turun di situ, karena di depan jalur itu ada pos check point yang melarang pemudik pulang kampung. Untuk mengangkut pemudik itu saya memasang tarif Rp 300.000 untuk satu penumpang, dari Semarang sampai jalan tol Ngawi itu," kata Rizki Dimas.

VIRAL Foto Kursi di Bioskop Berjamur selama Masa Pandemi Virus Corona, Waspada Serang Pernapasan

Penulis: Doni Prasetyo

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved