PSBB Malang Raya

Evaluasi PSBB Malang Raya Hari ke-4, Kapolresta Malang Kota Wanti-wanti Sanksi: Ada Ribuan Pelanggar

Polresta Malang Kota mengevaluasi PSBB Malang Raya, temukan banyak pengguna kendaraan bermotor yang masih melanggar aturan.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat ditemui TribunJatim.com di Balai Kota Malang, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - PSBB Malang Raya telah memasuki hari keempat, Rabu (20/5/2020).

Evaluasinya, Polresta Malang Kota temukan banyak pengguna kendaraan bermotor yang masih melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dari data yang dihimpun TribunJatim.com, selama 17 - 20 Mei pukul 12.00, untuk kendaraan roda empat, sebanyak 11.089 unit yang diperiksa. Dan yang diminta untuk putar balik sebanyak 530 unit.

1 Negara Terancam Musnah dari Bumi karena Corona, Kekebalan Rakyat Rendah: Situasi Hidup dan Mati

Anggota DPRD Sulsel Terkejut, Cita-Cita Rizal Bocah Penjual Jalangkote Beda Dengan Anak kebanyakan

Untuk kendaraan roda dua yang diperiksa sebanyak 21.063 unit. Dan yang diminta untuk putar balik sebanyak 1.154 unit.

Sedangkan untuk penindakan, sebanyak 474 kali, dengan rincian 366 kali teguran lisan. Dan 108 kali teguran memakai blangko yang mulai diberlakukan pada Rabu (20/5/2020) ini.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan banyak pengguna kendaraan bermotor melanggar aturan PSBB.

Ada 4 Kampung Tangguh Baru di Kota Malang, Letkol Inf Tommy Harap Warga Lebih Kompak Saling Jaga

Diduga Terpapar dari Ibunya, Bocah 9 Tahun Jadi Pasien Positif Covid-19 Nomor 05 di Kota Mojokerto

"Tidak hanya roda dua saja, namun roda empat juga. Seperti tidak memakai masker, tidak berboncengan dengan satu alamat KTP yang sama," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Dirinya mengungkapkan paling banyak pelanggaran terjadi pada Senin (17/5/2020). Dimana banyak masyarakat yang masuk tanpa keterangan surat tugas ataupun identitas luar Malang.

"Namun memasuki hari keempat ini, kami sudah berikan tindakan tegas berupa penindakan teguran memakai blangko. Tidak hanya bagi pengguna kendaraan bermotor saja, namun juga pertokoan dan tempat usaha. Jika masih melanggar hingga sebanyak 3 kali, maka kami bersurat ke Pemkot Malang untuk dicabut ijinnya," tegasnya.

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini juga mengungkapkan bahwa selama PSBB, pihaknya selalu menggelar Analisa dan Evaluasi (Anev).

"Tentu setiap malam selama PSBB, kami menggelar kegiatan Anev. Kami berharap masyarakat untuk selalu patuh aturan selama masa PSBB ini berlangsung," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved