Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Idulfitri 2020

Contoh Singkat Naskah Khotbah Idul Fitri 2020 di Masa Pandemi Covid-19 dari PBNU Buat Keluarga

Berikut contoh singkat naskah khotbah Idul Fitri 2020 di masa pandemi Covid-19 dari PBNU buat keluarga.

Editor: Alga W
Freepik
Naskah khotbah Idul Fitri 2020 di masa pandemi Covid-19 dari PBNU 

TRIBUNJATIM.COM - Simak contoh khotbah Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 oleh Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdatul Ulama atau PBNU.

PBNU menyampaikan khotbah singkat Idulfitri untuk keluarga di masa pandemi virus Corona Covid-19.

30 Quotes Selamat Hari Raya Idulfitri 1441 H/2020 dalam Bahasa Inggris dan Indonesia Lengkap Artinya

Sebelumnya, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PB Nahdlatul Ulama, Robikin Emhas mengimbau umat Islam, khususnya warga Nahdliyin (pengikut NU) untuk melaksanakan ibadah shalat Idulfitri 1441 H di kediaman masing-masing.

Imbauan ini, kata dia, juga sesuai dengan Surat Edaran PBNU Nomor 3953/C.I.034/04/2020 tanggal 3 April 2020 terkait pelaksanaan shalat tarawih dan Idulfitri di tengah pandemi virus Corona Covid-19.

Kumpulan Ucapan Selamat Idulfitri 1441 H/2020 Bahasa Indonesia & Inggris, Cocok untuk Update Status

"Prinsipnya kan jelas itu, selama masa pandemi itulah panduan peribadatannya. baik untuk peribadatan Ramadhan, maupun peribadatan saat Idul Fitri," kata Robikin yang dikutip dari Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Robikin menjelaskan, penularan Covid-19 bisa membayahakan jiwa manusia.

Oleh karena itu, PBNU menyarankan agar semua ibadah dilakukan di kediaman masing-masing.

"Maka berarti ada unsur ghuror, unsur bahaya. Unsur bahaya itulah, unsur bahaya yang ada di pandemi Corona itulah yang harus dihindari," ujar Robikin.

"Cara menghindarinya adalah menjalankan termasuk shalat tarawih di rumah, Idulfitri shalatnya di rumah, tidak mudik, silaturahmi daring," kata dia.

Kumpulan GIF atau Gambar Bergerak Selamat Idulfitri 1441 H, Dilengkapi dengan Ucapan Lebaran 2020

Robikin mengatakan, ulama tidak memiliki kewenangan menentukan tingkat kerawanan suatu daerah untuk bisa memastikan penyelenggaraan ibadah salat berjemaah.

Ia pun menyarankan agar keputusan itu dikomunikasikan lebih lanjut dengan pemerintah setempat.

"Diharapkan pemda (pemerintah daerah) harus ada juga koordinasi, serta para ulama di daerah masing-masing untuk berembuk guna membicarakan dan menyampaikan secara langsung kondisi daerahnya," ucap Robikin.

6 Gambar Ucapan Selamat Idulfitri 1441 H/2020, Dilengkapi Ucapan Mohon Maaf Lahir dan Batin

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia ( MUI) menerbitkan fatwa tentang panduan kaifiat takbir dan shalat Idulfitri saat pandemi Covid-19, pada Rabu (13/5/2020).

Dalam fatwa tersebut, MUI menyebutkan bahwa shalat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah jika seseorang berada di kawasan dengan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.

"Shalat Idulfitri boleh dilaksanakan di rumah dengan berjamaah bersama anggota keluarga atau secara sendiri."

"Terutama jika ia berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang belum terkendali," demikian bunyi petikan fatwa Nomor 28 Tahun 2020 itu.

Download MP3 Kumpulan Lagu Lebaran untuk Hari Raya Idulfitri 1441 H, Gudang Musik Lebaran Terpopuler

Sementara itu, jika umat Islam berada di kawasan dengan tingkat penularan Covid-19 yang sudah terkendali, shalat Idulfitri dapat dilaksanakan secara berjemaah di masjid, musala, tanah lapang, atau tempat lainnya.

Pelaksanaan shalat Idulfitri, baik di masjid maupun di rumah, harus menerapkan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya potensi penularan Covid-19.

Download Lagu MP3 Gema Takbiran Idul Fitri 1441 H Paling Merdu Non-Stop, Sambut Lebaran 2020

Berikut naskah singkat khotbah Idul Fitri di tengah pandemi virus Corona Covid-19 yang Banjarmasinpost.co.id kutip dari Instagram NU:

Khotbah 1

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Baca Takbir 9 Kali

ا لله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ
الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ
الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ

الْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

Allah SWT berfirman:

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

Saudaraku dan Keluargaku
Tujuan utama perintah puasa Ramadhan adalah agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Dalam kondisi apapun, senang maupun susah, lapang atau sempit, kita wajib berusaha untuk menjadi orang yang bertaqwa. Walaupun dalam kondisi karantina yang sudah berjalan 2 bulan ini, mari kita terus meningkatkan ketaqwaan dan kesabaran. Ketaqwaan dan kesabaran adalah modal utama untuk menghadapi kondisi pandemi saat ini. Taqwa adalah istiqomah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

1. Allah SWT telah berjanji, bahwa barangsiapa bertaqwa pasti akan diberikan solusi dan jalan keluar atas segala persoalan kehidupan, termasuk pandemi virus 19 ini.
2. Kesabaran sangat perlu kita pupuk, karena ujian akan berakhir dengan kemuliaan jika diiringi dengan kesabaran.
3. Para kekasih Allah yaitu para Nabi dan orang-orang saleh banyak menghadapi ujian berat, dengan kesabaran yang kuat, akhirnya mereka mendapat kemuliaan disisi Allah SWT.

Misalkan:
- Nabi Yunus, dikarantina di perut ikan, akhirnya mendapati umatnya bertaubat.
- Nabi Yusuf dikarantina di penjara, akhirnya keluar menjadi Nabi dan Raja.
- Nabi Muhammad SAW melakukan karantina di Gua Hira selama 40 hari, akhirnya diwahyukan surat Al 'Alaq yang bisa membawa cahaya dan rahmat bagi seluruh alam.

Bercermin dari para kekasih Allah diatas, kita harus bersabar dan selalu memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT. Semoga kita mendapat ampunan dan kemulian dari Allah setelah pandemi Covid-19 ini.

Demikian:
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ
وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

(Duduk Sebentar)

(Berdiri untuk khotbah kedua)

Khotbah 2

Baca Takbir 7 Kali

الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً
لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

فياأيها الناس اتقوالله

(Faya Ayuhannas Ittaqullaha)

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَأًصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِماَتِ, وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ

أَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَلْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ اْلمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ضَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ

رَبَّنَا أَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Ya Allah, ampunilah kami, ampuni kedua orang tua kami, ampuni anak-anak kami dan ampuni saudara-saudara kami sesama muslim. Lindungi kami dari penyakit, musibah dan fitnah. Dan berikan kami kebaikan dunia dan akhirat."

7 Kuliner Pendamping Opor Ayam yang Sering Ditemukan Ketika Lebaran, Sayur Labu Siam hingga Rendang

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Naskah khotbah Idul Fitri 2020 Masa Pandemi Covid-19 Untuk Keluarga dari Lembaga Dakwah PBNU.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved