Idulfitri 2020

PLN UID Jatim Siagakan 3003 Personel Jelang Lebaran, Disebar di 53 Titik Pengamanan Pasokan Listrik

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menyiapkan 3003 personel dalam masa Lebaran.

ISTIMEWA
PLN UID Jatim saat apel siaga menghadapi Hari Raya Idul Fitri 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menyiapkan 3003 personel dalam masa Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1441 H di akhir pekan ini.

Meskipun tradisi mudik dan silaturahmi tidak bisa dilakukan sejalan dengan imbauan physical distancing kali ini, kehandalan pasokan listrik harus tetap terjaga.

PLH General Manager PLN UID Jatim, Andriansyah menyampaikan, pengamanan pasokan listrik sudah dimulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri.

Angka Kematian Pasien Corona di Jatim Naik, Gugus Tugas Akan Uji Klinis Terapi Plasma Convalescent

"Para petugas PLN yang bersiaga ini tentunya sudah dilengkapi dengan APD dan protokol keamanan Covid-19," ujar Ardiansyah, Rabu (20/5/2020).

Sebanyak 3003 petugas ini didukung dengan UGB (Unit Gardu Bergerak) 131 unit. Genset Mobile 16 unit, UPS Portable 4 Unit, UPS Mobile 3 Unit, 352 mobil pelayanan teknik, 9 unit mobil skylift, 15 unit mobil PDKB berjarak, 351 motor pelayanan teknik, 8 unit Mobil PDKB Sentuh Langsung, dan 10 Unit Crane yang tersebar di seluruh unit di Jatim.

Mereka berasal dari 16 UP3 dan 1 UP2D seluruh Jatim.

Kisah Pedih Gadis Cantik Jalani LDR Dulu Viral, 7 Tahun Pacaran Hancur karena Pelakor, Bobo Bareng

Anggota DPRD Sulsel Terkejut, Cita-Cita Rizal Bocah Penjual Jalangkote Beda Dengan Anak kebanyakan

Terdapat 53 titik pengamanan pasokan listrik yang tersebar dan difokuskan pada beberapa tempat-tempat vital yang berhubungan dengan Hari Raya Idul Fitri seperti Masjid, Pelabuhan, Bandara, dan rest area.

Beban puncak per Mei 2020 sebesar 5646 MW dan daya mampu sebesar 8051 MW, sehingga dapat dipastikan cadangan operasi normal dan PLN mampu memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pelanggan.

Sebelum bertugas, masing-masing unit menggelar apel gelar pasukan dan gelar peralatan yang bertujuan untuk mengecek kelayakan dan kelengkapan peralatan sebelum terjun ke lapangan, sehingga dapat digunakan secara maksimal oleh petugas.

“Dengan adanya kegiatan ini, semoga masyarakat yang sedang dirumah dan menjalankan ibadah merasa aman dan nyaman. Maka dari itu, kami mohon kepada segenap elemen masyarakat untuk mendukung kami mewujudkannya,” tandas Adriansyah.

Alasan Nginep Sebentar Berujung Digerebek, Sejoli Pamekasan Tak Berkutik Keciduk Berduaan di Kos

Penulis: Sri Handi Lestari

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved