Virus Corona di Sampang

Surat Edaran Kemenag Sampang Jelang Hari Raya Idul Fitri, Warga Dilarang Gelar Takbir Keliling

Kemenang Sampang melarang warga menggelar takbir keliling untuk mencegah penularan virus Corona.

SERAMBI / M ANSHAR
Ilustrasi 

TRIBUNMADURA.CO, SAMPANG – Di tengah pandemi Corona atau Covid-19, Kementerian Agama Kabupaten Sampang, Madura melarang masyarakat untuk melaksanakan takbir keliling.

Kebijakan tersebut tertuang di Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kemenag Sampang nomor 844/KK.1321.6/HM.02/5/2020 tentang imbauan kaifiat takbir dan salat Idul Fitrih 1441 Hijriah.

Namun, di dalam SE tersebut masyarakat diperbolehkan menjalankan salat Idul Fitri dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan agar mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Bentuk Tubuh Istri Kedua Didi Kempot Dikomentari, Balasan Yan Vellia Panen Reaksi, Singkat & Adem

Di dalam SE, terdapat delapan poin ketentuan dalam pelaksanaan salat Idul Fitri secara berjemaah di masjid, musala, rumah, maupun tempat lain.

Kepala Kemenag Sampang, Pardi menjelaskan sebagai tanda syukur sekaligus doa agar pandemi Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT, masyarakat Sampang diperkenankan menggemakan takbir, takmid, dan tahlil saat malam Idul Fitri.

Namun, masyarakat dilarang melakukan takbir keliling di jalan raya maupun takbir keliling dengan berjalan kaki, apalagi hingga mengumpulkan massa.

Profil-Biodata Sarah Keihl atau Sarah Salsabila, Selebgram Asal Jember yang Lelang Keperawanan Rp2 M

Ngobrol Bareng Rizal Bocah Penjual Gorengan, Evelin Tertampar, Mantan Istri Aming: Kita Harus Malu

“Saat menggemakan takbir dapat dilakukan di rumah, masjid ataupun musala tapi dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (21/5/2020).

Pardi menambahkan, pelaksanaan salat Idul Fitri nantinya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, saat ini disarankan dapat memperpendek bacaan salat.

Sedangkan bagi jamaah dianjurkan melakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, kemudian diimbau menggunakan masker.

“Pengaturan shaf dengan jarak nantinya juga harus diperhatikan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Alasan Nginep Sebentar Berujung Digerebek, Sejoli Pamekasan Tak Berkutik Keciduk Berduaan di Kos

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved