Virus Corona di Jember

Pasar Tanjung Jember Jatim Ditutup, Dimanfaatkan Warga Untuk Bermain Bola

Pemandangan berbeda terlihat di Jl Dr Wahidin, Lingkungan Wetan Pasar Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur Senin (25/5/2020) s

sri wahyunik/surya
Sejumlah orang bermain bola di Jl Dr Wahidin, sisi timur Pasar Tanjung Jember yang ditutup. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemandangan berbeda terlihat di Jl Dr Wahidin, Lingkungan Wetan Pasar Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur Senin (25/5/2020) sore.

Jalan raya yang berada di sisi timur bangunan induk Pasar Tanjung itu dipakai bermain bola oleh warga sekitar.

Warga bermain bola di situ seiring penutupan Pasar Tanjung selama tujuh hari. Karena pasar itu ditutup, Jl dr Wahidin juga ditutup. Padahal biasanya jalan itu dipakai berjualan.

Setiap sore mulai pukul 15.00 Wib sampai pagi pukul 07.00 Wib, jalan itu dipenuhi pedagang. Pedagang sayuran, lauk, juga ikan segar memadati jalan tersebut.

Tidak hanya Jl Dr Wahidin, namun juga jalan lain di seputar Pasar Tanjung seperti Jl Samanhudi.

Sejak Sabtu (23/5/2020) lalu, Pemkab Jember membuat kebijakan menutup pusat perbelanjaan, mall dan pasar tradisional selama tujuh hari. Penutupan mulai 23 Mei sampai 29 Mei.

Ustaz Solmed Sempat Diminta 2 Kali oleh Istri untuk Menikah Lagi, April Jasmine: Divonis Dokter

Pemkot Surabaya Bentuk Kampung Wani Jogo Suroboyo, Bakal Ada Satgas Khusus di Kampung

BREAKING NEWS - PSBB Surabaya Raya Diperpanjang Sampai 8 Juni 2020

Dalam surat yang ditandatangani Bupati Jember Faida tertanggal 22 Mei, penutupan tempat-tempat itu untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Akibatnya sejumlah tempat itu tutup. Beberapa mall di Jember menutup tempat usaha mereka mulai 23 - 29 Mei. Sedangkan Pasar Tanjung baru ditutup mulai Sabtu (23/5/2020) malam sekitar pukul 23.00 Wib.

Karena pasar induk itu tutup, sehingga warga sekitar memanfaatkan Jl Dr Wahidin sebagai tempat bermain bola.

"Karena sepi dan pasar ditutup. Padahal biasanya meski Lebaran, Pasar Tanjung tidak pernah tutup. Jalan ini (dr Wahidin) setiap hari ada yang jual. Terutama penjual sayur dan lauk. Hari pertama Lebaran, sore harinya gitu tetap ada yang jual," ujar Tanti, warga Jl Dr Wahidin.

Meski Lebaran, tidak ada kamus tutup pasar di pasar induk Jember tersebut. Karenanya, pemandangan saat ini, kata Tanti, sangat berbeda jika dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

"Karena Covid jadi begini," imbuhnya. (Sri Wahyunik /Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved