Berita Persebaya Surabaya

Cerita Lebaran Bek Persebaya Arif Satria di saat Pandemi Covid-19, Banyakan di Rumah sampai Rendang

Beda dengan Makan Konate yang harus merayakan Idulfitri di Surabaya, Bek Persebaya Surabaya, Arif Satria, bisa merayakan hari raya bersama keluarganya

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/PERSEBAYA
Bek Persebaya Surabaya, Arif Satria. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bek Persebaya Surabaya, Arif Satria, mengaku bersyukur, meski di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, ia masih bisa merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarganya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Berbeda dengan pemain Persebaya Surabaya lain, Makan Konate yang harus merayakan Hari Raya Idulfitri di Surabaya karena negaranya, Mali, sedang memberlakukan lock down, sehingga tak ada pesawat melakukan penerbangan ke sana.

Dua pemain itu adalah yang paling akhir bertahan di Surabaya bersamaan dengan pandemi virus Corona.

"Alhamdulillah bisa kumpul-kumpul sama keluarga besar, karena kalau gak Lebaran susah ngumpulnya," ungkap Arif Satria sebagaimana dikutip dari laman resmi Persebaya Surabaya, Selasa (26/5/2020).

Ditambahkan pemain 24 tahun itu, tradisi Lebaran yang ada di daerahnya sedikit melakukan penyesuaian akibat pandemi, salah satunya tidak menggelar salat Idulfitri berjamaah di masjid setempat.

Akibat Covid-19, Winger Persebaya Bayu Nugroho Tak Punya Persiapan Khusus Sambut Hari Lebaran

Meski Hak Komersial Cair, Arema FC Masih Harus Putar Otak Cari Tambahan untuk Gaji Pemain & Official

Pun demikian ubahan tradisi di keluarganya, yang mengurangi kunjungan pada sanak saudara.

"Lebaran tahun ini mungkin beda dari tahun biasanya, karena semua lagi menghadapi pandemi Covid-19 yang mengharuskan stay di rumah, dan juga ditiadakannya salat Idulfitri bakalan beda," terang Arif Satria.

Namun demikian, ditambahkan pemain kelahiran  27 September 1995 itu, ada satu tradisi yang tetap dilakukan.

"Yang tetap (dilakukan) ya ke makam almarhum papa. Setelah itu banyakan di rumah, karena mama yang paling tua, jadi adik-adik mama ngumpulnya di rumah semua," tambah mantan pemain Persela Lamongan itu.

Striker Persebaya Surabaya David da Silva Jadi Momok Menakutkan Tiga Klub Liga 1

Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 1 2020, Dua Penggawa Persela Lamongan Pilih Ikuti Keputusan PSSI

Dikatakan Arif Satria, saat momen seperti saat ini, tidak ada masakan spesial yang harus disajikan.

Namun, ada satu menu yang selalu ada di setiap perayaan keluarganya, yaitu rendang.

"Makanan spesial gak ada, tapi biasanya rendang itu menu utama di saat Lebaran, gak tahu kenapa pasti ada aja rendang," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Khairul Amin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved