Virus Corona di Mojokerto

Pariwisata di Mojokerto Siap Sambut New Normal Life, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto menyambut baik wacana kebijakan pemerintah pusat untuk menyambut era New Normal

Surya/Mohammad Romadoni
Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan Rapid Test massal di pasar Sooko dan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto menyambut baik wacana kebijakan pemerintah pusat untuk menyambut era New Normal Life selama pandemi virus Corona atau Covid-19.

Kepala Disparpora Pemkab Mojokerto, Amat Susilo mengatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat yang akan menerapkan hidup normal berdampingan dengan Pendemi Covid-19 sesuai protokol kesehatan. Bilamana tatanan menjalani hidup baru selama pandemi virus Corona atau Covid-19 ini diterapkan maka secara otomatis tempat-tempat pariwisata dapat kembali dibuka sehingga bisa menggerakan roda perekonomian masyarakat.

"Jika New Normal Life ini diterapkan akan disambut baik oleh pelaku usaha disektor pariwisata dan kami telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang guna mendukung protokol kesehatan di seluruh tempat wisata," ujarnya kepada Surya, Sabtu (30/5/2020).

Ia menjelaskan pihaknya mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan untuk menghadapi situasi New Normal ini. Nantinya, pengunjung masuk ke tempat wisata akan diperiksa suhu tubuh dan wajib mengenakan masker sekaligus menjaga jarak atau Social Distancing.

"Kami juga telah siapkan Digital Ticketing yang bekerjasama dengan Perbankan Jatim sehingga akan mempercepat pelayanan dan mengurangi kerumunan pengunjung di pintu masuk tempat wisata," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Motor Ojol Asal Sampang Madura Ini Raib Dibawa Kabur Penumpang di Wonokromo Surabaya

Wakil Bupati Sidoarjo Ingin PSBB Cukup Sampai Tahap 3, Cak Nur: Selanjutnya Jalani New Normal

NEWS VIDEO - Lihat Persiapan New Normal PT KAI, Ada Ruang Isolasi Khusus Penumpang di Kereta

Menurut dia, pengunjung dibatasi minimal 50 persen sampai 60 persen dari kapasitas makskmal tempat wisata pada saat New Normal mulai diperlakukan. Dia mencontohkan, seperti wisata Ubalan dan Air Panas Padusan berkapasitas 1000 pengunjung maka dikurangi menjadi 500 orang sampai 600 orang, wisata Jolotundo kapasitas 700 orang menjadi 400 orang.

Pengunjung dari luar kota, lanjut dia, tetap diperbolehkan mengunjungi tempat wisata di Kabupaten Mojokerto asalkan mematuhi protokol kesehatan. Pengunjung tidak boleh masuk ke tempat wisata jika pemeriksaan suhu tubuh diatas 38 derajat celcius.

"Pembatasan pengunjung wisata ini untuk menjaga jarak aman Social Distancing supaya tidak berkerumun dan wajib menjalankan protokol kesehatan ditambah inovasi yang menyesuaikan kondisi tempat wisata tersebut," terangnya.

Ditambahkannya, kepastian tentang penerapan New Normal Life selama Pandemi disektor pariwisata masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus keputusan dari Tim Gugus Tugas Covid-19 terkait pertimbangan keamanan pembukaan tempat wisata ini.

"Sebenarnya sudah siap menyambut New Normal Life dengan protokol kesehatan yang selama ini sudah kami siapkan, jika besok ada pengumuman kita bisa segera kembali membuka tempat wisata," jelasnya.

Seperti yang diberitakan, sebanyak 12 objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten Mojokerto ditutup sementara pada Selasa (17/3/2020) kemarin.

Pentutupan tempat wisata selama sekitar 3 bulan tersebut dilakukan guna mendukung program pemerintah terkait memutus mata rantai penyeberan wabah Virus Corona.

Adapun 12 objek wisata unggulan dikelola oleh pemerintah yang ditutup sementara untuk umum akibat pandemi virus Corona atau Covid-19 sebagai berikut:

1. Wana wisata Padusan Pacet
2. Kolam atau pemandian air panas.
3. Air Terjun Dlundung
4. Jolotundo
5. Makam Religius Troloyo
6. Museum Trowulan
7. Eko Wisata Desa Tanjungan
8. Ubalan
9. Coban Canggu
10. Candi Bajangratu
11. Candi Brahu
12. Candi Tikus. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved