Virus Corona di Gresik

56 Desa Tangguh dan 54 Pasar Tangguh Disiapkan Pemkab Gresik Jelang New Normal

Menjelang penerapan new normal di Surabaya Raya khususnya di Kabupaten Gresik, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi beberapa temp

SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Kampung Tangguh di Desa Petiken RW 8 Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik, Kamis (4/6/2020) siang. 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Menjelang penerapan new normal di Surabaya Raya khususnya di Kabupaten Gresik, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi beberapa tempat di Gresik.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto pasar dan kampung tangguh Gresik sudah siap menjelang new normal ini.

Saat mengunjungi Kampung Tangguh Covid-19 di RW 8 Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Kamis (4/6/2020) Gubernur Khofifah menyatakan kebanggaannya.

“Kami berharap seluruh RW sekitarnya mengikuti aksi seperti yang ada di tempat ini. Insyaallah Gresik semakin sehat,” ucapnya kepada TribunJatim.com.

Melihat kenyataan yang ada dibeberapa wilayah Kabupaten Gresik, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  yakin new normal di Jawa Timur ini bisa dilaksanakan dengan baik.

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jawa Timur Meningkat, Kebanyakan Gejala Klinis Pasien Ringan-Sedang

Antrean Saat Rapid Test Massal Di Surabaya, Pemkot Surabaya Akan Lakukan Evaluasi

VIRAL Jenazah PDP Diambil Paksa dari RS Dadi Makassar, 100 Orang Bersenjata Tajam, Pihak RS Pasrah

“Keadaan yang ada di sini serta beberapa tempat di Jawa Timur ini bisa dijadikan role model bagi Provinsi lain yang ada di Indonesia. Memang dibutuhkan ketangguhan baru ditingkat RT dan RW seperti yang ada di Gresik ini” tandas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada TribunJatim.com.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya sudah membuat 56 Desa Tangguh dan 54 Pasar tangguh COVID-19.

“Insyaallah dalam waktu sebulan mendatang semua Desa di Gresik yaitu sebanyak 330 desa dan 26 Kelurahan akan bisa dijadikan Desa tanggung Covid-19. Bagi kami protocol Kesehatan adalah harga mati untuk perubahan perilaku kehidupan yang merupakan modal utama new normal,” tegas Sambari.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengunjungi beberapa tempat lain di Gresik. Gubernur didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Mohammad Fadil Imran dan Dan Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah.

Lokasi pertama yang dikunjungi rombongan Gubernur adalah Pasar rakyat Pondok Permata Suci (PPS) Manyar Gresik. Saat itu, Gubernur melihat langsung proses jual beli di Pasar PPS yang sudah sesuai protocol Kesehatan WHO. S

emua pedagang tampak sudah memakai masker dan melaksanakan fisikan distancing. Bahkan beberapa pedagang sudah bersedia menggunakan face shield hasil pemberian BPBD Propinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Gresik.

Selepas dari Pasar PPS Manyar, Gubernur mengunjungi area Industri di PT Karunia Alam Segar (KAS). Di Perusahaan yang mempekerjakan Karyawan sebanyak belasan ribu orang tersebut, Gubernur dan Forkopimda Jawa Timur dan Forkopimda Kabupaten Gresik beraudiensi dengan segenap manajemen PT KAS sebagai persiapan dalam menghadapi new normal. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved