Virus Corona di Mojokerto

Jam Malam Mojokerto Diperpanjang sampai 19 Juni 2020, Toko 'Ngotot' Tetap Buka Bisa Dicabut Izinnya

Pemkab Mojokerto akhirnya memutuskan akan menambah masa berlaku penerapan jam malam selama pandemi virus Corona

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
ILUSTRASI Jam malam di Mojokerto. Aktivitas berakhir pukul 21.00 WIB. Apabila toko tetap buka akan dicabut izinnya. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto akhirnya memutuskan akan menambah masa berlaku penerapan jam malam selama pandemi virus Corona atau Covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto mengatakan, penambahan masa berlaku jam malam ini adalah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menekan kurva agar jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto tidak semakin bertambah.

"Di samping itu kegiatan perekonomian masyarakat juga bisa terus berjalan dengan mengedepankan protokol kesehatan," ujarnya, Jumat (5/6/2020).

Miris, Gajah Hamil Diberi Warga Nanas Isi Petasan, Mati Berdiri di Sungai dengan Mulutnya Hancur

Ia menjelaskan, kebijakan ini sesuai surat edaran Bupati Mojokerto Nomor 440.1227.416.105/2020, tentang memperpanjang masa berlaku penerapan jam malam sebagai kewaspadaan terhadap wabah virus Corona.

Sedangkan, penerapan jam malam ini yaitu penghentian aktivitas malam di luar rumah dan tempat keramaian mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB.

Sedangkan, kebijakan peraturan jam malam ini tidak termasuk toko obat dan apotek.

Menurut dia, kebijakan penerapan jam malam sudah diberlakukan pada pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB selama satu bulan terhitung pada 5 Mei sampai 5 Juni 2020.

Di Balik Polemik Video Kekeyi Dihapus, Ada Chat Pilu ke Kevin Aprilio: Trauma, Rejeki Ada yang Atur

Akhirnya Indonesia Bisa Hasilkan Vaksin Virus Corona, Kabar Bahagia dari Pemerintah, Cuma 1 Kendala

"Iya, masa berlaku penerapan jam malam ditambah mulai 6 Juni sampai 19 Juni 2020," ungkapnya,

Masih kata Ardi, pengelola tempat toko modern, pemilik usaha cafe, depot, warung dan sejenisnya dapat mematuhi protokol kesehatan di lokasi usahanya yakni menyediakan tempat cuci tangan pakai sabun, wajib pakai masker dan melayani pembelian secara take away atau dibawa pulang.

"Pelanggar penerapan jam malam akan diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundangan sampai pencabutan izin usahanya," jelasnya.

Skema Pembelajaran Era New Normal di Trenggalek, Jam Masuk Sekolah Shif, 1 Kelas Tak Lebih 10 Siswa

Ditambahkannya, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto semakin bertambah yakni total ada pasien 48 orang yang dinyatakan positif terpapar virus Corona.

"Adapun rincian 48 orang positif Covid-19 yaitu 41 pasien masih dalam perawatan, lima pasien telah dinyatakan sembuh dan dua pasien meninggal dunia," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved