Breaking News:

PSBB Surabaya

Wali Kota Risma Siapkan Ini, Harap Usulan Tak Perpanjang PSBB Surabaya Diterima Pemprov Jatim

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan bakal usulkan tak perpanjang PSBB Surabaya dalam rapat bersama Pemprov Jatim. Bila diterima, sudah siapkan ini.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Pantauan saat PSBB Surabaya di Jalan Jalan Ahmad Yani, lalu lintas tampak Lenggang, Sabtu (2/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan pihaknya bakal menyiapkan berbagai langkah bila usulan PSBB Surabaya tak diperpanjang dapat diterima oleh Pemprov Jatim.

Usulan tersebut akan disampaikan  dalam rapat bersama Pemprov Jatim agar tak ada PSBB tahap keempat, Minggu (7/6/2020). 

Risma mengatakan, bila usulan itu diterima, berbagai langkah telah disiapkannya.

Cuma Bayar Rp200 Ribu, Kekeyi Usir Teman-teman dari Rumahnya Padahal Sudah Dibantu, Kini Dijauhi

Rapat Rahasia Korea Utara dan China, Tertangkap Basah Susun Rencana Khusus, Ada 1 Pesan Bagi Amerika

Diantaranya dengan menyiapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat di berbagai sektor serta kian menggencarkan pemeriksaan massal.

"Protokolnya saya detailkan, nantinya semisal di longgarkan atau PSBB dicabut, protokolnya nanti lebih ketat karena supaya disiplin," kata Risma, Minggu (7/6/2020).

Untuk diketahui, PSBB tahap ketiga dijadwalkan bakal berakhir pada Senin (8/6/2020) besok.

Curhat Warga Tandes Motornya Digondol Maling Saat Berkunjung ke Rumah Teman, Padahal Dikunci Setir

Antisipasi Krisis Pangan di Tengah Wabah Covid-19, Gubernur Khofifah Percepat Masa Tanam Padi 2020

Risma mengatakan pihaknya bakal mengusulkan agar PSBB di Surabaya raya tak diperpanjang, salah satunya lantaran memikirkan geliat perekonomian warga.

Detailnya protokol kesehatan yang bakal diperketat lagi bakal menjadi langkah untuk tetap mengantisipasi laju penyebaran virus corona dan tetap memikirkan sektor perekonomian.

Selain itu, Risma mengaku juga bakal memprioritaskan di lingkungan pusat perbelanjaan terutama para pekerja disana untuk dilakukan rapid test massal.

Dia mengatakan bakal mengusulkan kepada pemerintah pusat agar bantuan alat rapid dapat terus diterima Pemkot.

Dengan begitu, Risma meyakini Surabaya pada saatnya nanti bakal siap dengan tatanan kehidupan baru ditengah pandemi.

"Yang disebut pak Presiden new normal itu kita benar-benar yakin bahwa pegawai itu sehat, jadi nanti kita akan melakukan rapid, ini saya sudah mohon ke pak Menteri nanti kalau kita ada rapid, kita prioritaskan itu pegawai minimarket, pegawai supermarket, pegawai mall, pegawai toko toko," ungkap Risma.

Penulis: Yusron Naufal Putra

Editor: Heftys Suud

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved