Curi Laptop di Kawasan Surabaya, Pria Ini Diringkus Polisi
ksi pembobolan sebuah rumah yang berada di Jalan Kapas Madya Surabaya, Selasa (9/6/2020) lalu akhirnya terungkap polisi.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi pembobolan sebuah rumah yang berada di Jalan Kapas Madya Surabaya, Selasa (9/6/2020) lalu akhirnya terungkap polisi.
Pelaku pembobolan rumah milik Situ Wilujeng itu tertangkap setelah unit resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, memeriksa saksi dan mempelajari rekaman CCTV.
"Setelah korban melaporkan kejadian pencurian tersebut, petugas Resmob langsung melakukan penyelidikan. Memriksa saksi dan ada rekaman bukti CCTV," sebut Arief Risky, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Selasa (16/6/2020).
Dari hasil penyelidikan juga keterangan saksi-saksi, diketahui jika pelakunya diduga mengetahui sadarannya lantaran tempat tinggalnya tak jauh dari rumah korban.
"Dugaan kami, pelakunya juga penduduk sekitar rumah korban dan mengetahui suasana tempat kejadian perkara," tambah Arief Rizky kepada TribunJatim.com.
• Aksi Maling Motor di Kediri Terungkap Dari Rekaman CCTV, Dua Pelaku Buron
• 5 Pria Surabaya Digerebek Pesta Sabu di Gudang Kosong, Niat Patungan Rp 100 Ribu Buat Stamina
• PPDB SMPN Surabaya 2020 Jalur Afirmasi Belum Diumumkan, Masih Seleksi MBR, Dindik: Verifikasi Ulang
Begitu didalami dari hasil rekaman CCTV, akhirnya pelaku dapat diamankan oleh petugas Resmob dan benar jika pelakunya masih tetangga korban.
Pelakunya diketahui bernama, Slamet Raharjo, warga Jalan Kapas Gading Madya Gg. IV Surabaya.
Saat itu, Slamet masuk rumah korban dengan membuka pintu pagar yang tidak terkunci dan mengambil sebuah Laptop merk Asus type X442URR warna Grey.
"Dalam rekaman CCTV itu diketahui ciri-ciri identik dari pelaku ini yakni baju yang digunakannya yang diketemukan petugas saat penggeledahan dirumah pelaku," lanjut Arief.
Dari pelaku ini, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa, Rekaman CCTV, kemeja dan celana jean yang digunakan melakukan pencurian, 1 (satu) lembar nota pembelian laptop merk ASUS type X442URR dan uang Rp. 170.000, sisa penjualan laptop.
Pengakuannya, Ia baru sekali ini beraksi. Namun polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kemungkinan jumlah TKP lain di Surabaya.
"Baru sekali, karena terlilit kebutuhan hidup. Uangnya buat makan. Laptop saya jual 1 juta," akunya.(Firman/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-surabaya-pencuri-laptop-i-surabaya-dibekuk-polisi.jpg)