Soal Kenaikan Tagihan Listrik, Roy Suryo:Terbukti PLN Tidak Berani Debat Ilmiah dan Terbuka

Roy Suryo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak PLN untuk berdebat secara terbuka,

Tayang:
Penulis: Yoni Iskandar | Editor: Yoni Iskandar
Tribunnews.com/FX Ismanto
Roy Suryo. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tagihan listrik yang melonjak tajam di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat warga makin menderita.

Roy Suryo, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak PLN untuk berdebat secara terbuka, karena dirinya sudah tidak tahan lagi menyaksikan penderitaan rakyat akibat pelayanan perusahaan ini yang dinilainya kurang baik, seperti tingginya tagihan pembayaran listrik ditanggung konsumen setiap bulannya yang berakibat terjadi kisruh berkepanjangan.

Tapi rupanya, perusahaan plat merah ini enggan menanggapi tantangan mantan politikus Partai Demokrat itu.

 Berkaitan dengan tantangan Roy Suryo tersebut, hingga kabar ini diturunkan tidak ada reaksi dari pihak PLN apakah tantangan itu diterima atau tidak.

 “Terbukti bahwa PLN tidak berani menanggapi tantangan debat ilmiah dan terbuka yang sudah saya sampaikan beberapa hari yang lalu, terkait dengan 'menggila'-nya tagihan listrik bagi masyarakat dan justru PLN tampak 'menyalahkan' situasi WFH juga bulan puasa”, papar Roy Suryo melalui pers release nya kepada TribunJatimi, Senin (15/06/2020).

Tagihan Listrik PLN Naik Dikeluhkan Masyarakat, Erick Thohir: Enggak Ditagih Lupa, Pas Ditagih Marah

Berapa Sebenarnya Harta Kekayaan Jokowi? Masih Kalah dari 3 Menteri Milenialnya, Siapa Paling Kaya?

Kisah Bule Jadi Miskin Saat Nikahi Cewek Indonesia, Miliaran Ludes, Sikap Istri Dikuak Ex Cowoknya

Roy Suryo menjelaskan, bahwa tantangan yang sudah berlangsung 3×24 jam semenjak, Kamis, tanggal 11 Juni 2020 dan ditutup pada Senin, tanggal 15 Juni 2020.

Padahal dirinya sudah buka semua akun, termasuk HP dan WA, namun belum juga ada tanggapan.

Intinya, ungkap Roy Suryo, PLN sebenarnya rugi besar tidak memanfaatkan kesempatan yang sangat baik tersebut, karena debat pasti berlangsung ilmiah, terbuka dan solutif bagi kedua belah pihak.

“Kesimpulannya, jangan salahkan masyarakat kalau mostly tidak percaya alasan kenaikan tagihan PLN kemarin, meski tetap harus membayarnya karena di fait a compli, tidak ada alternatif lain,” tegas Mantan Politisi Partai Demokrat ini.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved