Harga BBM Naik

Pertamina Angkat Bicara Soal Polemik Harga Asli Pertalite Lebih Mahal Dibanding Pertamax

Pertamina menjelaskan bahwa harga Pertamax berbeda karena merupakan BBM nonsubsidi yang mengikuti perkembangan harga pasar.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
MAHAL – Jalur pengisian Pertamax di SPBU Pertamina 54.623.05 Sleko, Tuban, tampak lengang, Rabu (10/6/2026). Polemik harga asli Pertalite lebih mahal dibanding Pertamax. 

Ringkasan Berita:
  1. Harga keekonomian Pertalite disebut mencapai Rp 18.040 per liter, tetapi dijual Rp 10.000 karena subsidi pemerintah.
  2. Pertalite mendapat subsidi pemerintah, sedangkan Pertamax merupakan BBM nonsubsidi yang mengikuti pasar.
  3. Pertamina menaikkan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter setelah sebelumnya ditahan sejak April 2026.

 

TRIBUNJATIM.COM - Polemik harga asli BBM jenis Pertalite yang disebut mencapai Rp 18.040 per liter kini ditanggapi PT Pertamina (Persero).

Harga asli Pertalite itu kini menjadi sorotan karena ada perbedaan mencolok dengan Pertamax.

Pertamina menjelaskan bahwa harga Pertamax berbeda karena merupakan BBM nonsubsidi yang mengikuti perkembangan harga pasar.

Meski mengalami penyesuaian menjadi Rp 16.250 per liter, harga Pertamax disebut masih berada di bawah harga keekonomian.

Baca juga: Perbandingan Harga Pertamax Indonesia vs Negara Tetangga, Seskab Teddy Sebut Lebih Murah

Pada salah satu unggahan di Instagram, netizen atau warganet menunjukkan struk pembelian BBM di salah satu SPBU Pertamina yang menampilkan rincian harga asli Pertalite

Pada struk dengan transaksi 11 Juni 2026, tertera bahwa pembeli hanya perlu membayar Rp 10.000 per liter dari harga asli Pertalite yang mencapai Rp 18.040 per liter. 

Artinya, sebesar Rp 8.040 di setiap liternya disubsidi oleh pemerintah.

Harga asli Pertalite pun memicu pertanyaan publik karena terlihat lebih mahal daripada harga jual Pertamax saat ini sebesar Rp 16.250 per liter, seperti di wilayah Jabodetabek.

Padahal Pertamax memiliki RON 92, lebih tinggi kualitasnya dari Pertalite yang memiliki RON 90.

Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun memberikan penjelasan mengenai perbedaan antara harga keekonomian dengan harga jual BBM di SPBU.

Ia menjelaskan, Pertalite merupakan jenis BBM subsidi yang harganya ditetapkan oleh pemerintah.

Selisih antara harga keekonomian dan harga jual di SPBU pun ditanggung oleh pemerintah.

"Program subsidi BBM adalah kewenangan dan ditentukan oleh pemerintah. Subsidi diberikan pada Pertalite, dan Pertamina sebagai operator patuh kepada kebijakan pemerintah," ujar Roberth kepada Kompas.com, Minggu (14/6/2026).

Sementara itu, Pertamax merupakan jenis BBM nonsubsidi yang harga jualnya semestinya mengikuti fluktuasi pasar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
Live
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved