Isi Libur Kompetisi, Mantan Pelatih Kiper Arema FC Bersih-Bersih Masjid Bareng Komunitas di Malang

mantan pelatih kiper Arema FC yang musim ini jadi pelatih kiper Persiba Balikpapan, Yanuar Hermansyah, dapat mengisi waktunya untuk kegiatan sosial.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Yanuar Hermansyah 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ada hikmah dibalik libur kompetisi karena wabah corona yang saat ini menyerang Indonesia.

Lantaran off dari latihan dan kompetisi, mantan pelatih kiper Arema FC yang musim ini menjadi pelatih kiper Persiba Balikpapan, Yanuar Hermansyah 'Begal', dapat mengisi waktunya untuk kegiatan sosial bersama komunitasnya.

Begal yang ikut dalam komunitas pecinta alam ' Gimbal Alas Indonesia ', setiap hari Rabu berkeliling untuk membersihkan masjid-masjid di sekitar Malang dalam Gerakan Resik Resik Masjid.

TERPOPULER BOLA: Hasil Swab 2 Pemain Arema FC hingga PSHW Usung Wacana Pemisahan Pengelolaan Liga 2

Hasil Tes Swab 2 Pemain Arema FC Sudah Keluar, Dokter Tim Singo Edan Beberkan Kondisi Terkini

Non Aktif Selama Beberapa Bulan, Arema FC Mulai Beraktivitas Kembali

Pagi tadi, Rabu (17/6/2020), komunitas ini membersihkan tiga Mushola di Jalan Panglima Sudirman, Jeru - Tumpang.

Sebelum memulai bersih-bersih, acara diawali dengan tausiyah dari Ustadz Alfin Shahih.

Begal berbagi cerita pada Surya, awal ia ikut komunitas ini pada 2014 lalu. Namun karena kesibukannya sebagai pelatih kiper dan musim ini ia harus memperkuat Persiba Balikpapan, banyak kegiatan yang tak bisa ia ikuti.

Kini ia kembali aktif setelah timnya diliburkan karena corona. Tak ingin berdiam diri saja selama di Malang, Begal akhirnya memutuskan ikut bergabung dalam kegiatan bersih-bersih masjid.

"Jadi awal libur karena pandemi kemarin saya mulai gabung kegiatan bersih-bersih masjid, sama teman-teman Gimbal Alas Indonesia, yang setiap hari Rabu ada kegiatan bersih-bersih masjid
dan sampai sekarang," kata Yanuar Hermansyah pada Surya, Rabu (17/6/2020).

"Saya senang gabung dengan komunitas ini karena banyak kegiatan yang sifatnya sosial. Tapi karena kemarin-kemarin banyak kegiatan sosial yang tidak bisa saya ikuti, mumpung libur kompetisi karena corona ini dan ada kegiatan bersih-bersih masjid, saya ikut gabung," tambahnya.

Yanuar mengatakan, selain karena ingin mengisi waktu selama libur kompetisi, ia ingin hidupnya bermanfaat untuk sesama dengan adanya kegiatan bersih-bersih masjid, apalagi wabah ini mengajarkan semua manusia soal pentingnya kebersihan.

"Keinginkan saya yaitu memanfaatkan hidup yang bermanfaat baik ke keluarga maupun orang lain," terangnya.

Mantan pelatih Kurnia Meiga itu menambahkan, saat bersih-bersih masjid semua bagian dibersihkan. Baik dalam maupun luar masjid juga tidak luput dibersihkan.

"Semua, luar dalam. Mulai dari kamar mandi, kaca-kaca juga kami bersihkan. Karpet juga," jelas Yanuar.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved