Pakai Modus Pasang Masker, Maling Gondol HP Remaja Masjid di Jalan Nginden Intan

HP milik salah satu anggota remaja masjid (remas) Masjid Al-Aziz di Jalan Nginden Intan Surabaya digasak maling. Modusnya pakai masker.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkapan layar saat pelaku mencuri handphone salah satu anggota remaja masjid (remas) Masjid Al-Aziz, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lagi, bandit di Surabaya jadikan tempat ibadah sebagai target aksinya.

Aksi pencurian terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) di Masjid Al-Aziz yang beralamat di Jalan Nginden Intan, Surabaya 1 No 18 A.

Informasinya handphone merek Vivo yang digasak itu adalah milik salah satu anggota remaja masjid (remas).

Buaya di Kalimantan Makan Wanita, Badan Ditemukan di Perut, Kepalanya Tergeletak di Pinggir Sungai

Aurel Kehabisan Kata-kata Baca Curhatan Anak yang Tak Diingat Orangtua, 1 Doa Terucap, Video Viral

Jika diamati dalam video yang berdurasi 2,50 menit itu, awalnya pelaku mondar-mondar dari area wudhu ke halaman masjid.

Di halaman masjid, pelaku mengamati calon korbannya yang sedang tertidur pulas dengan meletakkan handhpone di sampingnya.

Sedangkan teman korban tengah fokus bermain game handpone. 

Cerita Mahasiswi Dilecehkan Dokter di RS, Taktik Terungkap, Kakak Disuruh Keluar Lalu Diminta Buka

ASN Ngamuk Lempar Kursi ke Petugas Wanita Dispendukcapil Banyuwangi, Emosi Gegara Belum Dilayani

Sebelum mengondol handphone korban, pelaku mengambil masker yang sebelumnya diletakkan di dekat dua anak tersebut. Lalu ia pun mengenakkannya.

Setelah itu, ia pun menghampiri korban yang sedang tidur.

Tanpa gerakan yang menggaanggu kedua anak itu, kecepatan tangannya berhasil memindahkan handphone ke saku pelaku.

Pelaku pun langsung bergegas meninggalkan area masjid.

Sutrisno Seorang Takmir Masjid Al-Aziz mengatakan, kejadian berlangsung sekira pukul 08.30 WIB. 

Kata Sutrisno, dari bukti video tersebut, warga mengetahui identitas pelaku.

"Pelaku yang dikenali dari video, dulunya pernah tinggal sekitaran sini, tapi gak tahu kalau sekarang," katanya.

Diakui Sutrisno, belakangan pelaku sering mendatangi masjid.

Kedatangannya sempat dicurigai warga karena, diketahui sebelumnya pelaku pernah berurusan hukum terlibat kasus pencurian.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved