Berita Arema FC

Fakta Legenda Arema Mahdi Harris Wafat, Kena Serangan Jantung, Kiprah Tak Terlupa 'Generasi Pertama'

Legenda Arema Mahdi Haris atau akrab disapa Meok meninggal dunia di usia 64 tahun karena serangan jantung.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pemain Arema era Liga Sepak bola Utama atau Liga Galatama, Mahdi Haris meninggal dunia pada Jumat (19/6/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Legenda Arema Mahdi Haris atau akrab disapa Meok meninggal dunia di usia 64 tahun karena serangan jantung.

Meok tercatat lima musim membela Arema mulai dari tahun 1987 sampai 1993.

Meok yang lahir di Jakarta pada 29 April 1959 itu adalah pemain era pertama Arema.

BREAKING NEWS: Pemain Arema Era Liga Galatama Mahdi Haris Meninggal Dunia

Catatan Tofan Mahdi Tentang Kota Surabaya : Bu Risma dan Tugas yang Segera Purna

Lewat Batik Khas Pasuruan, Cara Mahdi Dukung Indonesia Jadi Juara Asian Games 2018

Sebelum datang ke Malang, dia lebih dulu memperkuat Persija Jakarta tahun 1978 dan Arseto Solo pada 1981.

“Tidak pernah ada penawaran kepada Meok. Dia hanya bilang, ‘Itu klub baru dan gue pingin main di sana,’” cerita salah satu pendiri Arema, Ovan Tobing, yang terlibat langsung prekeutan Meok ke Malang.

Ovan mengatakan Meok adalah lelaki yang humoris dan taat.

Sebagai generasi pertama Arema, Meok merasakan jatuh bangun bersama klub. Sampai di tahun 1992-1993, pemain yang dikenal dengan tendangan geledeknya itu mempersembahkan trofi juara untuk Singo Edan.

Meok adalah pemilik nomor punggung 12 pertama Arema. Selama berseragam Arema dia menempati posisi gelandang serang.

Sebelum akhirnya juara, Meok selalu membawa Arema di papan atas Galatama yakni posisi delapan tahun 1988-1989 dan posisi empat tahun 1990-1992.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved