Kasus DBD Jatim Separuh dari Angka Positif Covid-19, DPRD Minta OPD Dibagi: Jangan Meremehkan

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah minta bagi jajaran OPD. Sproti angka pasien Demam Berdarah Dengue separuh dari positif Covid-19.

TRIBUNJABAR.COM
Ilustrasi nyamuk penyebab infeksi demam berdarah. 

Dari catatan Kemenkes, provinsi yang memiliki kasus Covid-19 tinggi juga memiliki kasus demam berdarah yang juga tinggi.

"Kalau kita lihat saat ini yang tinggi adalah provinsi Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, kemudian Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan yang kita tahu secara jumlah kasus Covid-19 tinggi" kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zonotik Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi dalam siaran BNPB, Senin (22/6/2020).

Nadia mengatakan kasus DBD di Indonesia menyebabkan kematian yang cukup tinggi.

"Jaid angka kematian kita saat ini sudah mencapai pada angka 346, dan itu sama gambaran-gambaran adalahnya provinsi yang tadi," ujarnya.

Di Jawa Timur, 51 orang dinyatakan meninggal dunia karena DBD.

"Memungkinkan seseorang kalau dia terinfeksi Covid-19, dia juga dapat berisiko terinfeksi demam berdarah. Pada prinsipnya sama, DBD juga penyakit yang belum ada obat dan vaksinnya belum efektif. Salah satu upaya mencegahnya adalah kita mengindari gigitan nyamuk," pungkas Nadia. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved