Praktik Memasak

NEWS VIDEO: Praktik Memasak Mahasiswa Akademi Kuliner Ottimmo Internasional Harus Pakai APD Lengkap

Akademi Kuliner dan Patiseri Ottimmo Internasional efektifkan kegiatan praktik dengan menerapkan protokol kesehatan di masa new normal.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Kegiatan praktik memasak oleh Mahasiswa Akademi Kuliner dan Patiseri Ottimmo Internasional dengan tatanan new normal yaitu penggunaan APD, Senin (22/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Akademi Kuliner dan Patiseri Ottimmo Internasional efektifkan kegiatan praktik dengan menerapkan protokol kesehatan di masa new normal

Dimana para mahasiswa diwajibkan mengenakan APD lengkap berupa masker, face shield, kacamata google dan sarung tangan saat kegiatan praktik memasak dilakukan.

Mahasiswa jurusan Seni Kuliner, Diky Angga mengatakan kegiatan praktik memasak dengan menggunakan APD bukan hal baru baginya. 

Daftar 5 Kuliner Malam di Surabaya dengan Bumbu Meresap, Ada Olahan Ikan, Ayam, hingga Bakso

Simulasi New Normal di Sentra Kuliner, Pemkab Banyuwangi Pantau Pelayan hingga Juru Masak

Mau Hobi Kulineran Jadi Untung? Yuk Besok NgobrAs Bareng Syafira Devani, Live di IG @yamahafriends

Pasalnya penggunaan masker dan sarung tangan sering dipakainya saat kegiatan praktik berlangsung. 

“Kalau terganggu dengan penggunaan APD saat praktik, sama sekali tidak. Karena masker dan sarung tangan rutin kita pakai saat praktik memasak,” ungkapnya, Senin (22/6/2020).

Baresa Margi Mukti, Public Relation Ottimmo International mengatakan, kegiatan praktik kuliner dan patiseri dengan tatanan new normal sudah mulai diterapkan sepekan lalu. 

“Untuk penerapan protokol kesehatan di kelas, mahasiswa diwajibkan untuk menggunakan APD seperti masker, kacamata dan face shield dan tetap menjaga kebersihan,” ungkapnya. 

Lanjut Baresa, konsep new normal pada kelas juga telah dilakukan pembatasan jumlah siswa dengan kapasitas 50 persen. 

“Untuk kelas kuliner berjumlah 30 mahasiswa satu kali praktek, menjadi 10-15 mahasiswa saja. Sedangkan untuk kelas patiseri yang sebelumnya berjumlah 40 mahasiswa menjadi 20 mahasiswa,” terangnya. 

Dalam hal kebersihan bahan dan ruangan, Pihaknya mengaku telah mempersipkan house keeper dan bahan masakan yang terjamin aman sebelum diolah para mahasiswa. 

Selanjutnya setelah kelas praktik usai, ruangan ada di sterilisasi menggunakan sinar UV untuk menjaga kebersihannya. 

Penerapan protokol kesehatan rupanya tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Begitupun sebelum memasuki lingkungan kampus, para mahasiswa diwajibkan mengisi formulir kesehatan dan pengecekan suhu badan menggunakan thermo gun. 

Penulis: Mayang Essa
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved