Update, Kasus Dugaan Pembunuhan Karyawan Pabrik Sosis di Mojokerto Masih Misterius

Penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap M. Ridwan (38) warga Singkalan RT13/RW6, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo selama sepekan

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Lokasi temuan mayat pria di area persawahan Dusun Tinggar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (13/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Penyelidikan kasus dugaan pembunuhan terhadap M. Ridwan (38) warga Singkalan RT13/RW6, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo selama lebih dari sepekan belum menemui titik terang.

Adapun kendala penyelidikan karena minimnya informasi dari saksi mengenai korban yang merupakan karyawan pabrik sosis So Good Food di Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Disisi lain hasil identifikasi di lokasi penemuan mayat korban di area persawahan Dusun Tinggar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto juga tidak ditemukan jejak yang tertinggal sehingga minim bukti petunjuk yang mengarah pada keterlibatan terduga pelaku.

"Tidak ada darah di lokasi penemuan jasad korban dan baju yang dikenakannya juga tidak sobek," ujar Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra di Polres Mojokerto, Senin (22/6/2020).

Ia mengatakan pihaknya belum dapat memastikan terkait motif kejahatan yang menyebabkan korban tewas dengan luka tusuk di bagian perut. Pasalnya, banyak kemungkinan terkait motif kejahatan yang melatarbelakanginya seperti kriminalitas, faktor ekonomi, asmara dan lainnya.

"Kita tidak berspekulasi karena banyak kemungkinan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan masih dalam tahap penyelidikan," ungkapnya.

Tiga Pelaku Pembobol Toko Diringkus, Polisi Temukan Sepucuk Pistol Air Soft Gun

Didemo Warga dan Dituding Tak Transparan soal Bansos, Kepala Dusun Tulungagung Mundur dari Jabatan

Bertanam Melon Hidroponik Pakai Teknik Dutch Bucket Bisa Jadi Bisnis Mejanjikan

Menurut dia, fakta dari keterangan saksi dipastikan korban sempat bekerja dan keluar dari pabrik saat istirahat sekitar pukul 00.00 WIB. Diduga lokasi penemuan mayat korban di area persawahan itu bukan tempat eksekusi.

Apalagi, jarak antara tempat kerja yang bersangkutan dengan lokasi penemuan mayat korban berada jauh sekitar 30 menit sampai 40 menit perjalanan.

"Diperkirakan kejadian dari pukul 00.00 WIB sampai jenazah korban ditemukan pukul 06.30 WIB," terangnya.

Masih kata Rifaldhy, korban diduga tidak sempat melakukan perlawanan yang diperkuat tidak ada luka memar atau lecet di tubuh korban.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved