Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Belum Terima Bantuan Selama Tiga Bulan, Ribuan Sopir Angkot Ancam Mogok Massal Awal Juli

Sejumlah sopir angkot dari berbagai aliansi mendatangi DPRD Jawa Timur, Kamis (25/6/2020).

bobby Koloway/surya
Sejumlah sopir angkot dari berbagai aliansi mendatangi DPRD Jawa Timur, Kamis (25/6/2020). Mereka diterima langsung oleh Komisi D DPRD Jawa Timur. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejumlah sopir angkot dari berbagai aliansi mendatangi DPRD Jawa Timur, Kamis (25/6/2020).

Mereka menanyakan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak virus Corona atau Covid-19 yang hingga kini belum diterima oleh para sopir.

Bersama puluhan perwakilan sopir dari seluruh daerah di Jawa Timur, mereka diterima langsung oleh Komisi D DPRD Jawa Timur. Para sopir tersebut hadir bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jawa Timur beserta Serikat Sopir Indonesia (SSI).

"Kehadiran kami bersama serikat sopir menindaklanjuti program dari Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Yakni, soal pemberian bantuan kepada para sopir angkot sebagai terdampak Covid-19," kata Firmansyah, Wakil Ketua DPD Organda Jatim ketika ditemui seusai pertemuan.

Pertemuan antara Organda dengan Gubernur Jatim tersebut berlangsung 5 April lalu. Pada pertemuan itu, pemerintah provinsi menyiapkan bantuan berupa uang sebesar Rp600 ribu tiap bulan, beras dan telur.

70% Warga Surabaya Raya Tak Patuh Protokol Covid-19, Presiden Jokowi Minta Jatim Digerojok Masker

VIRAL Curhat Wanita Punya Anak di Luar Nikah, Ayah Pinang Gadis Lain, Beli Susu Tak Mampu: Jaga Diri

Karyawan Kantor Ini Berhamburan Saat Ada Gempa 6,4 SR di Surabaya, Ternyata Hanya Simulasi

"Kenapa kok telur? Saat itu, Ibu Gubernur menyebut Jatim surplus telur," kata Firman usai menggelar pertemuan dengan dipimpin Wakil Ketua Komisi D, M Ashari kepada TribunJatim.com.

Pada pertemuan dengan Gubernur lalu, Pemrov melalui Dinas Perhubungan sempat meminta data sopir dari Organda yang akan diberi bantuan.

"Data yang kami siapkan, ada 13 ribu sopir yang harusnya mendapatkan bantuan tersebut," kata Firmansyah kepada TribunJatim.com.

Firmansyah berharap DPRD Jatim dapat menjembatani para sopir dengan dinas terkait. Termasuk, untuk segera mendapatkan bantuan.

Bantuan tersebut sangat ditunggu, apalagi menurut salah seorang sopir mengaku pendapatan mereka juga menurun tajam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved