Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Cerita John Kei di Nusakambangan, Dirantai dan Jalan Jongkok di Penjara, Akui Tobat: Dibentuk Tuhan

Kisah masa lalu John Kei saat berada di penjara terisolasi pulau terkecil pernah disoroti, saat itu ia sempat mengaku bertobat.

Penulis: Ignatia | Editor: Januar
TribunStyle.com
John Kei saat menjalani berbagai proses hukum 

TRIBUNJATIM.COM - Kisah masa lalu John Kei menjadi perbincangan kembali setelah dirinya ramai disebut lagi beberapa saat belakangan.

John Kei pernah mendekam di Nusakambangan, penjara isolasi di pulau terpencil dengan cerita yang cukup menyeramkan.

Mafia yang sempat dijuluki The Godfather of Jakarta itu pernah dirantai, berjalan jongkok, hingga satu lokasi dengan Habib Bahar Bin Smith yang terkenal.

John Kei mengakui pertobatannya di penjara kala itu sebelum permasalahan tentangnya keluar kembali.

Pada 2012 lalu, John Kei pernah dipenjara di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Momen John Kei Menangis karena Merasa Berdosa Pernah Terekspos, Soal Istri & Anak, Tobat, Bahagia

Cerita John Kei terjun di dunia hitam
Cerita John Kei terjun di dunia hitam (YouTube Kick Andy Show dan Tribunnews.com)

Kala itu John Kei terjerat kasus terpidana atas kasus pembunuhan berencana, dikutip TribunJatim.com dari Tribun Jabar.

Seperti diketahui, kasus serupa ternyata terulang di tahun 2020 ini.

John Kei kini terlibat kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap anak buah pamannya, Nus Kei.

Tentu penjara berlantai dingin Nusakambangan menjadi saksi John Kei selama menjadi tahanan.

Cerita Hari Pertama Ahok Jadi Komisaris Pertamina, Detik-detik Jawab Soal Mafia Migas, Godfather

Cerita menarik sempat dialami oleh John Kei selama mendekam di Nusakambangan.

Sebuah penjara pulau terpencil di Jawa Tengah yang kini juga dihuni Habib Bahar bin Smith.

Sebelumnya John Kei adalah napi pindahan dari Rumah Tahanan Negara Salemba dan Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.

Ia dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dikawal sejumlah mobil yang ditumpangi petugas personel Brimob Polda Metro Jaya bersenjata laras panjang.

Seorang petugas memasuki tintu besi di Lapas Batu, Nusakambangan, Jawa Tengan. Sabtu (8/2/2014). Lapas Nusakambangan selain tempat pengasingan warga binaan yang terlibat tindak pidana. Ditempat ini sejumlah kegiatan positif para napi, diantaranya membatik, membuat kerajinan miniatur, dan produk kerajinan tangan lain.
Seorang petugas memasuki tintu besi di Lapas Batu, Nusakambangan, Jawa Tengan. Sabtu (8/2/2014). Lapas Nusakambangan selain tempat pengasingan warga binaan yang terlibat tindak pidana. Ditempat ini sejumlah kegiatan positif para napi, diantaranya membatik, membuat kerajinan miniatur, dan produk kerajinan tangan lain. (Tribun Jateng/A Prianggoro)

Dikutip dari Kompas.com, setelah tiba menuju penjara Lapas Nusakambangan, ia harus menunggu 12 menit.

John Kei diturunkan dari mobil Transpas dan diminta berjalan jongkok menuju Kapal Pengayoman IV yang akan menyeberangkan mereka menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan.

Tangannya dirantai, mengenakan kaus oranye dan celana jins abu-abu.

Beberapa tahun berlalu, John Kei mendekam di Lapas Nusakambangan selama 16 tahun sesuai vonis yang dijatuhkan kepadanya.

Memori Kelam John Kei Awal Mula Hilangkan Nyawa Orang di Umur 22 Tahun: Niat Saya Enggak Bunuh Dia

Pada April 2019, John Kei muncul lewat tayangan Kick Andy dalam wawancara ekslusif.

Dalam tayangan itu, John Kei disoroti karena mengaku telah menjadi pribadi yang lebih baik.

Selama di Nusakambangan, ia bercerita bahwa dirinya telah berubah dan mengaku merasakan jalan terang.

Ia pun mulai peduli terhadap sesama dan mengikuti aktif kegiatan di Lapas Nusakambangan.

Kolase foto John Kei dulu dan sekarang.
Kolase foto John Kei dulu dan sekarang. (Tribunnews dan WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

Hal ini juga bisa dilihat John Kei pernah didapuk menjadi pengisi khotbah dalam perayaan natal para napi 2019 lalu.

Selama di Nusakambangan rupanya John Kei kerap menjadi ditunjuk memimpin prosesi peribadatan menggantikan pemuka agama yang berhalangan hadir di greja.

Dikutip dari kompas.com, John Kei saat itu mengaku mendapat pengalaman rohani saat mendekam di Nusakambangan tersebut.

"Di lapas high risk selama tiga bulan yang membentuk saya, saya di sini juga dibentuk Tuhan.

Saya diubahkan di high risk, saya seperti ini karena anugerah Tuhan," ujar John Kei.

Siapa John Kei? Godfather Jakarta yang Kini Kembali Ditangkap Polisi, Pernah Masuk Penjara Khusus

Tak hanya itu John Kei juga mengaku banyak belajar selama mendekam di penjara.

Di balik jeruji, ia mengaku suka membaca firman Tuhan.

Melalui itu ia mengaku belajar tentang surga dan ampunan Tuhan.

"Suka tidak suka, mau tidak mau, setelah membaca firman Tuhan mengajarkan saya kalau masuk surga dan diampuni Tuhan, maka harus mengampuni musuh, harus bisa memaafkan.

Kalau tidak mau, maka Bapa di surga juga tidak mengampuni. Memang berat, waktu belum baca firman, kalau saya keluar nanti pasti mati," jelasnya.

Selama 16 tahun mendekam di hari Natal 2019 lalu itu diakuinya sebagai hari spesial.

Hal ini lantaran, pada bulan terakhir 2019 lalu itu adalah hari pembebasannya.

Tetapi, akhirnya semua harapan tersebut kini harus sirna juga.

John Kei kembali dihadapkan dalam kasus pembunuhan dan penganiayaan terhadap mantan anak buahnya.

John Kei malah kembali melakukan kesalahan yang sama.

Lantas apakah John Kei kembali ke penjara Nusakambangan? Di mana penjara yang juga dihuni Habib Bahar bin Smith saat ini.

Rumah John Kei Sudah Sering Digerebek, Warga Ungkap Kode Rahasia, Ketua RT: Kalau Kemarin Enggak Ada

Habib Bahar Bin Smith di Nusakambangan

Belum lama ini Habib Bahar bin Smith juga menjadi tahanan di Nusakambangan.

Ia dipindahkan dari Lapas Gunung Sindur ke Lapas Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Habib Bahar bin Smith dipindahkan dengan alasan menghindari gangguan keamanan dan ketertiban massa pendukungnya.

Habib Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/12/2018).
Habib Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/12/2018). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Ia menjadi salah satu napi dengan penanganan high risk one man one cell.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith telah bebas lewat program asimilasi pada Sabtu (16/5/2020).

Namun ia kembali ditahan lantaran disebut melanggar aturan program asimilasi dan melanggar aturan PSBB.

Hal itu disampaikan Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris, via ponselnya, Selasa (19/5/2020).

Habib Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Habib Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.(ANTARA/Rivan Awal Lingga)
Habib Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12/2018). Habib Bahar diperiksa sebagai saksi terlapor terkait video ceramahnya yang dianggap menghina Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.(ANTARA/Rivan Awal Lingga) (ANTARA)

Alasannya, Bahar bin Smith melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Bogor.

Sejak bebas, Bahar bin Smith berada di tengah kerumunan massa padahal itu dilarang untuk pencegahan penularan virus corona.

"Kita kan lihat di video itu dia kumpulin massa. Pengumpulan massa dalam rangka penanggulangan Covid-19 kan tidak boleh," ujarnya.

Artikel telah tayang di Tribun Jabar dalam judul Cerita John Kei di Nusakambangan, Penjara Pulau Terpencil yang Kini Dihuni Habib Bahar Bin Smith

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved