Pembunuh Wanita di Pacet Tertangkap

Tewasnya Wanita di Jurang Pacet Disebut Pembunuhan Berencana, Polisi Kuak 'Ada Utang Rp 40 Juta'

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander sebut tewasnya wanita Kabupaten Sidoarjo di Jurang Pacet adalah pembunuhan berencana. Kuak utang Rp 40 juta.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Tertangkap tersangka pembunuhan wanita, Mas'ud Andy Wiratama (kanan) dan Rifat Rizatur Rizan (kiri) diamankan di Polres Mojokerto, Jumat (26/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pembunuh korban wanita asal Kabupaten Sidoarjo, Vina Aisyah Pratiwi (20) tertangkap. 

Tersangka kasus pembunuhan wanita di Pacet itu ialah Mas'ud Andy Wiratama (23) warga Beringin, Kelurahan Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo dan Rifat Rizatur Rizan (20) warga Jalan Trem Sentul, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Keduanya diduga kuat melakukan pembunuhan berencana.

Hendak Tidurkan Anaknya, Ibu Ini Malah Ketiduran, Paman Syok Lihat Ada yang Mengambang di Kolam Ikan

Ucapan Ibu Mertua Bongkar Sikap Zaskia Gotik, 1 Pesan Sebelum Pisah Balik ke Jakarta: Jangan Marah

Tersangka Mas'ud merupakan otak pembunuhan yang menghabisi korban lantaran yang bersangkutan tidak membayar utang senilai Rp 40 juta.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, menuturkan fakta penyidikan bahwa tersangka Mas'ud berperan merencanakan pembunuhan terhadap korban dan pencurian dengan kekerasan.

Kedua tersangka merencanakan skenario akan membunuh korban di warung kopi Mantri 321 kawasan Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin 22 Juni 2020.

Sinopsis Drama Korea She Was Pretty Episode 10 Jumat, 26 Juni 2020, Streaming di GTV

Peringati HANI 2020, Kepala BNN Sebut Ganja Hits di Kota Malang: Penggunanya Pelajar dan Mahasiswa

"Tersangka Mas'ud mengajak tersangka Rifat untuk membunuh korban jika yang bersangkutan tidak membayar utang," ungkapnya di Mapolres Mojokerto, Jumat (26/6/2020).

Dikatakannya, tersangka Mas'ud telah mempersiapkan kain sarung untuk membekap korban. Dia juga mengemudikan mobil miliknya Ayla Nopol W 1502 NU untuk mengajak korban dan membunuhnya di dalam kendaraan tersebut.

Selain itu, lanjur dia, tersangka mempersiapkan alat sekuriti tongkat (Baton Stick) yang digunakan memukul kepala korban hingga tewas.

Cerita Ada Peristiwa Sebelum Cerai, Maia Serius saat Bahas Perselingkuhan, Was-was Soal Anak: Waduh

Tersangka mendapatkan tongkat besi (Baton Stick) lantaran pernah bekerja menjadi sekuriti di Bank BCA Semolowaru Kota Surabaya selama empat bulan.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved