Virus Corona di Surabaya
John Robert Powers Ajak Siswanya Lihat Covid-19 Sebagai Peluang Emas, Kuncinya: Introspeksi Diri
John Robert Powers (JRP) ajak siswanya lihat pandemi Covid-19 sebagai peluang emas. International Director Indayati Oetomo sebut introspeksi kuncinya.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menyesuaikan gaya hidup new normal, sekolah kepribadian John Robert Powers (JRP) mengubah kurikulumnya.
International Director JRP, Indayati Oetomo mengatakan kurikulum diracik lebih untuk mempersiapkan siswa yang mampu menjadikan pandemi virus Corona ( Covid-19 ) sebagai peluang emas.
"Setelah lulus dari program-program JRP nantinya mereka akan seperti lahir baru secara mental, bersikap dan pola pikirnya," jelasnya.
• Hendak Tidurkan Anaknya, Ibu Ini Malah Ketiduran, Paman Syok Lihat Ada yang Mengambang di Kolam Ikan
• Kisah Polwan Terjebak di WC Kamar Bandar Narkoba, Penyamaran Ending Tembak Mati: Pelaku Tak Biasa
Kurikulum program-program JRP agar lebih praktis yang mana dikombinasikan antara online dan offline.
Menurut Indayati, JRP memiliki peran untuk mendidik dan mempersiapkan siswa untuk mempunyai mental yang sehat menuju new normal.
"Untuk menghadapi semua sektor yang terdampak Covid-19, maka harus disertai pola pikir yang menganggap kondisi pandemi sebagai peluang emas, sehingga seseorang harus introspeksi diri untuk dapat menemukan cara survive agar usaha terus berjalan," katanya.
• Ibu Hamil Positif Covid-19 di Trenggalek Melahirkan Normal, Langsung Dipisahkan: Bayi Diisolasi
Disamping itu, Indayati Oetomo juga mengajak semua sumber daya manusia (SDM) untuk bangkit bersama demi kesuksesan meski ditengah keterbatasan.
Pasalnya di tengah pandaemi, hampir sebagian sektor mengalami penurunan.
JRP pun tengah mengalami penurunan jumlah total keseluruhan siswa hingga 60 persen dari 6 cabang JRP (3 Jakarta, 1 Medan, 1 Surabaya, 1 Bali).
Namun JRP dengan sepenuh hati tetap berusaha survive demi peningkatan SDM di Indonesia.
Penulis: Zainal Arif
Editor: Heftys Suud