Breaking News:

Sambut Transisi New Normal Lewat 'Ekspor Itu Gampang', BI Jatim: Siap Raih Pasar Ekspor Lagi

BI Jatim mengajak seluruh pihak di Jatim untuk bersama-sama menebarkan tag "Ekspor itu Gampang".

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim), Difi Ahmad Johansyah 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - BI Jatim mengajak seluruh pihak di Jatim untuk bersama-sama menebarkan tag "Ekspor itu Gampang".

Ajakan itu sendiri dilakukan, dengan harapan supaya Indonesia, khususnya di wilayah jatim mengikuti jejak negara lain (seperti Vietnam, Thailand, Korea, dan Turki) yang dengan mudah dapat melakukan kegiatan bisnis ekspor.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim), Difi Ahmad Johansyah.

Dorong Pembayaran Non Tunai Selama Pandemi Covid-19, BI Jatim Dukung Implementasi Penggunaan QRIS

KBI Jatim Serahkan Ribuan APD ke Pemprov Jatim, Target Salurkan 7500 Hazmat ke Seluruh Jawa Timur

Pendapat BI Jatim Terkait Perekonomian Jawa Timur Pasca Covid-19: Optimis Recovery Lebih Cepat

"Paradigma pelaku usaha harus berubah, dalam hal ini yang dimaksud yakni agar bisa bersemangat dalam memanfaatkan peluang di pasar global, mengingat potensi produk ekspor Jawa Timur dan Indonesia yang sangat besar," kata Difi, Minggu (28/6/2020).

Dikatakannya, BI Jatim juga akan terus berkoordinasi dengan KPwBI di LN (Tokyo, Singapura, dan Beijing), serta perwakilan dagang di Australia dan negara lainnya untuk menjajaki potensi ekspor UMKM.

Sementara, Kepala Seksi Humas Kanwil Bea Cukai Jatim I, Mohammad Yatim mengungkapkan bahwa terdapat fasilitas diberikan oleh dirjen bea cukai kepada UMKM yang telah memenuhi persyaratan untuk menjadi IKM ekspor, yaitu berupa fasilitas KITE IKM.

"Fasilitas itu ditujukan tidak hanya kepada pengusaha besar saja, namun sekarang juga menyasar pada pelaku usaha kecil atau IKM,"
ujar Mohammad Yatim.

Dengan adanya fasilitas itu, Ia menjelaskan, maka Dirjen Bea cukai tidak hanya memfasilitasi kegiatan impor saja, namun juga berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan ekspor IKM, seperti berupa fasilitas pembebasan mesin, pembebasan bahan baku dan pembebasan barang-barang, yang dimana contohnya seperti adanya fasilitas PLB yang berfungsi sebagai tempat pameran pemasaran produk untuk dapat dilihat oleh pengusaha asing.

"Intinya Dirjen Bea cukai siap membantu mendorong kegiatan ekspor untuk UMKM yaitu berupa kemudahan prosedur impor tujuan ekspor bagi pelaku usaha atau IKM," jelasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved