Daftar Ulang PPDB SMP Negeri Surabaya 2020 Belum Dibuka, Dindik Masih Verifikasi Surat Domisili

Proses daftar ulang PPDB SMP Negeri Surabaya 2020 belum dibuka meski sudah diumumkan. Sebab, Dindik Surabaya masih verifikasi surat domisili.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Seorang wali murid memantau pergerakan PPDB zonasi, Jumat (5/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya memberikan layanan penerimaan peserta didik baru ( PPDB ) SMP negeri yang transparan dilakukan Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya dengan memverifikasi hasil laporan masyarakat atas penggunan surat domisili khusus (SDK).

Akibatnya, selama masih proses verifikasi, Dindik belum membuka proses daftar ulang meskipun PPDB SMP negeri jalur zonasi sudah diumumkan.

Kepala Dindik Surabaya, Supomo memaparkan, dalam PPDB kali ini jumlah pendaftar yang menggunakan surat domisili mencapai 800 siswa.

Usulan Sutiaji Soal 2 Pusat UTBK SBMPTN 2020 di Kota Malang, Panitia Belum Tahu, Tunggu Data LTMPT

"Dari jumlah tersebut yang diterima sebenarnya sekitar 300 siswa," ungkapnya.

Dengan demikian, tidak semua siswa yang menggunakan surat domisili saat ini diterima semua.

Sehingga Supomo meminta agar orang tua tidak perlu khawatir bahwa ada kecurangan pada siswa yang mendaftar menggunakan surat keterangan tempat tinggal itu.

Cewek Ngamuk Ditinggal Mantan Nikah, Hajar Sang Cowok di Pelaminan, Banjir Tangis, Lihat Endingnya

Tingkah Janggal Pembakar Mobil Via Vallen di Kantor Polisi, Ngelantur & Tak Tenang, Motif Terungkap?

"Kami tidak punya kapasitas untuk menilai apakah itu asli atau bukan," terangnya.

Untuk itu siswa yang daftar dan dinyatakan diterima belum bisa daftar ulang.

Sebelum hasil verifikasi dari aparat penegak hukum yang berwenang menilai keabsahan surat domisili khusus.

Banyak Siswa Tulungagung Gagal Lolos PPDB Jalur Zonasi, Dipicu Numpang KK, Dewan: Harus Ada Aturan

Aturan ini sudah tercantum dalam Perwali 21 tahun 2020 tentang PPDB yang termuat pada pasal 4 ayat (3).

Dindik juga sedang menyiapkan data SDK untuk dipublikasikan nama dan alamat siswa yang dinyatakan diterima menggunakan surat domisili.

"Jadi orang tua bisa mengecek. Sekaligus memberi informasi, jika alamat yang tercantum keliru. Sesuai dengan ketentuan PPDB, siswa yang menggunakan surat domisili akan didiskualifikasi dari sekolah," tegasnya.

Wali Murid Wadul ke DPRD Jatim Protes PPDB SMA Jalur Zonasi, Ungkap Kecurangan Surat Domisili

Penulis: Sulvi Sofiana

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved