Virus Corona di Jawa Timur

RS Rujukan Jatim Pakai 'One Gate System', IDI Apresiasi Pangkogabwilhan II: Pasien Cepat Tertangani

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur mengapresiasi langkah Pangkogabwilhan II terkait one gate system di rumah sakit rujukan Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Rumah sakit rujukan pasien Corona (Covid-19) di Provinsi Jawa Timur bertambah jadi 85 titik. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Timur mengapresiasi langkah Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Imran Baidirus yang menginisiasi one gate system untuk rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur.

Menurut Ketua IDI Jatim, Sutrisno, dengan sistem tersebut beban tenaga kesehatan (nakes) akan berkurang terutama di rumah sakit rujukan utama yang sering overload pasien.

"Selain itu pasien akan cepat tertangani lebih awal. Kemungkinan komplikasi dan mortalitas juga bisa diturunkan," ucap Sutrisno, Rabu (1/7/2020).

Seluruh RS Rujukan Jatim akan Terapkan One Gate System, Distribusi Pasien Covid-19 Bakal Ditata

Dengan sistem rujukan satu pintu ini, rumah sakit dari daerah manapun tinggal membuka software untuk melihat rumah sakit mana yang masih ada ruang isolasi atau high care unit yang kosong.

"Misalnya dari Bondowoso tidak harus ke Surabaya, misalnya Jember kosong ya bisa ke sana," lanjutnya.

Dalam kesempatan lain, Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Imran Baidirus mengatakan one gate system ini merupakan kerjasamanya dengan Fakultas Kedokteran Unair.

Adik Via Vallen Tak Percaya Pembakar Mobil Kakaknya Ternyata Vianisti: Masa Fans Senekat itu, Nggak

Pembakar Mobil Via Vallen Sudah Jadi Tersangka, Fans Berat yang Sakit Hati Gagal Bertemu

"Nantinya kita harapkan bisa mempercepat tindakan dalam hal merujuk pasien ke rumah sakit mana. Kita harapkan itu bisa lebih cepat sehingga pasien bisa ditindaklanjuti lebih cepat juga," kata Imran.

Dengan one gate system ini, lanjut Imran semua data rumah sakit itu terkumpul di Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Jawa Timur, di Jalan Indrapura, Surabaya secara real time.

"RS yang punya pasien yang baru akan calling kita di Rumah Sakit Lapangan sebagai call center dan akan kita hubungi di mana kira-kira rumah sakit yang punya kapasitas yang cukup untuk menampung pasien baru. Nanti kita konfirmasi, mampu atau tidaknya kita infokan ke RS yang punya pasien," lanjut Imran.

Kasus Covid-19 Banyak Terjadi di Perumahan Mewah, Risma: Kasus Pertama Ditemukan di Surabaya Selatan

Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data tersebut dan secepatnya one gate system tersebut bisa segera dijalankan agar tidak ada penumpukan di satu rumah sakit.

"Dengan adanya ini pasien tidak datang lagi ke rumah sakit tapi tidak bisa ditangani. Apalagi kita juga punya tanggungan ke pak presiden agar kasus kita selama dua minggu bisa turun," pungkasnya.

VIRAL Penampakan Kelas Sekolah 3 Bulan Tak Dipakai Gara-gara Corona, Ular Ditemukan di Laci Meja

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved