Breaking News:

Rapid Test Peserta UTBK SBMPTN

Curhat Calon Mahasiswa Soal Wajib Bawa Hasil Rapid atau Swab Buat UTBK SBMPTN, Tak Semua Orang Mampu

Ketentuan pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 mewajibkan peserta membawa hasil rapid test non reaktif atau tes swab negatif dinilai memberatkan.

TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
UTBK yang dilaksanakan di Universitas Brawijaya. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketentuan pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 di Surabaya dengan mewajibkan peserta membawa hasil rapid test non reaktif atau tes swab negatif membuat banyak calon mahasiswa kecewa.

Misalnya saja, Moh Fazial, calon mahasiswa asal Pamekasan, Madura yang akan mengikuti UTBK-SBMPTN di UPN Veteran Jatim.

Menurutnya, ketentuan membawa hasil rapid tes atau tes swab tersebut memberatkan para calon mahasiswa.

BREAKING NEWS: Risma Keluarkan Surat Edaran UTBK-SBMPTN, Peserta Wajib Bawa Hasil Rapid Non Reaktif

"Merasa berat buat kami. Rasa keberatan tentang kebijakan ini masalahnya tidak semua peserta UTBK itu berasal dari golongan kaya," jelas Faizal, kepada TribunJatim.com saat diwawancarai via DM Instagram, Kamis (2/7/2020).

Menurut Faizal, terasa berat karena untuk rapid test perlu menghabiskan dana kurang lebih Rp 400 ribu.

"Kita sebagai golongan bawah merasa keberatan untuk dana segitu. Sebab, pada masa pandemi ini pemasukan tidak ada. Bahkan, sebagian ada yang dibantu pemerintah seperti Kartu Indonesia Sejahtera dan lain-lain," ujarnya.

Emosi Cewek Ditinggal Nikah Mantan, Hantam Mempelai Pria Sampai Nangis, Ending Malah Mengharukan

Inikah Pesan Terakhir Aleesya untuk Laudya? Diposting Erra Fazira, Panggilan Khusus Bella Terekspos

Hal senada juga dikatakan Ananda Putri, calon mahasiswa yang akan melakukan UTBK-SBMPTN di UPN Veteran Jatim jurusan Akutansi.

"Kaget dan syok, soalnya kan keputusannya juga mendadak. Apalagi kayak saya ini yang kena di hari pertama, jadi ya kaget banget," kata Ananda Putri.

Terkait kebijakan rapid test, ia mengatakan terbebani.

"Kalau menurut saya rapid test itu membebani. Tapi yang memang benar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hanya saja, sebelumnya peserta juga diminta membawa APD seperti masker, sarung tangan dan face shield. Saya rasa itu sudah cukup," pungkasnya.

Reaksi Calon Mahasiswa Soal Aturan UTBK SBMPTN Bawa Hasil Rapid atau Swab, Syok dan Memberatkan

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Arie Noer Rachmawati

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved