Breaking News:

Jumlah Positif Covid-19 di Malang Sudah Ratusan Orang, Bupati Sanusi Malah Ajak Warga Tetap Bahagia

Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Malang masih menunjukkan ritme fluktuatif.

TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Bupati Malang, Muhammad Sanusi (masker putih peci hitam) saat mengujungi kampung tangguh di Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Malang masih menunjukkan ritme fluktuatif.

Data Satgas Covid-19 Pemkab Malang menunjukkan, 277 orang telah terjangkit virus corona, Selasa (7/7/2020).

Dari jumlah itu, 83 orang telah dinyatakan sembuh dan 24 orang meninggal dunia. Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan medis.

Kanwil BRI Kota Malang Ditutup Gegara 1 Karyawan Positif Corona, Layanan Dipindah ke Gedung Baru

Sopir Salah Injak Pedal, Mobil Honda CRV Seruduk 4 Motor dan Rusak Salon di Ruko Kota Malang

1 Karyawan Bank BRI Kota Malang Meninggal Positif Covid-19, 200 Pegawai Tes Swab, Pelayanan Dipindah

Menanggapi hal tersebut, Bupati Malang Muhammad Sanusi meminta warganya agar tidak larut dalam kepanikan serta kesedihan akibat pandemi COVID-19.

"Mereka jangan dibebani dengan covid ini terus menderita, sedih dan takut," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020).

Sanusi mengajak masyarakat Kabupaten Malang agar senantiasa bahagia.

"Karena dengan kita bahagia imun kita menjadi kuat," ucap pria asal Gondanglegi itu.

Lalu, apa yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang guna menekan penularan COVID-19? Sanusi berharap kampung tangguh yang kini sedang banyak bermunculan, dapat efektif mengubah pola hidup masyarakat menjadi sehat.

"Tapi saat ini sudah ada yang mulai bergembira. Kampung tanguh diharapkan tanguh secara kesehatan, masyarakat dan warganya tidak ada yang terserang COVID-19. Caranya dengan melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” beber eks politisi PKB ini.

Sanusi mengajak masyarakat agar selalu mendukung kemunculan kampung tangguh. Protokol kesehatan menurutnya wajib diterapkan.

"Kampung tanguh diharapkan tanguh secara kesehatan, sehingga masyarakat dan warganya tidak ada yang terserang corona. Terapkan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” himbau Sanusi.

Sanusi memuji Kampung Tangguh di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso yang ia puji sudah bagus.

"Tagguh pangan masyarakat harus terus berbudi daya pangan. Seperti yang kita lihat di Desa ngenep ini, warga gigih sekali. Meski sedang masa pandemi masih tetep tanam padi, produksinya bagus. Juga kami saksikan bersama panen tebu, tomatnya juga bagus, sayurnya bagus semua,” ungkap Sanusi

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved