Virus Corona di Surabaya
Pastikan Karyawan Sehat Covid-19, Estine Aesthetic Clinic Beri Multivitamin dan Rapid Test Berkala
Estine Aesthetic Clinic Surabaya pastikan karyawannya sehat bebas dari Covid-19. Beri fasiltas rapid test berkala dan multivitamin.
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bersiap menyambut new normal, Estine Aesthetic Clinic Surabaya tak hanya menerapkan protokol kesehatan dalam klinik.
Guna memastikan customer aman virus Corona ( Covid-19 ), klinik kecantikan di Surabaya itu pun memonitor para karyawannya secara berkala.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya Estine Aesthetic Clinic Surabaya untuk menjaga setiap staf dan karyawan yang bekerja di dalam klinik supaya tetap terpantau kesehatannya.
• Perlakuan Ibunda Reino Barack ke Syahrini saat Makan Bareng Tak Sengaja Terekam, Dimanja Mertua?
• BREAKING NEWS - INNALILLAHI, Saksi Kunci Kasus Dugaan Korupsi Bupati Sidoarjo Nonaktif Meninggal
"Kami benar-benar perhatikan kesehatan staf dan karyawan. Kami sengaja tidak perbanyak karyawan yang bekerja, karena kami fokuskan pada kesehatan mereka," kata dr Cristopher M Kes AAAM AIFO - K dari Estine Aesthetic Clinic Surabaya pada TribunJatim.com.
Menurutnya, dengan memonitor staf dan karyawan secara ketat juga akan memberikan jaminan pada customer selama treatment.
"Kalau kami jaga betul para staf dan karyawan, terutama beauty therapist, maka keamanan dan keselamatan customer juga akan terjamin. Customer tidak perlu khawatir untuk datang dan melakukan treatment di klinik," urainya.
• Saksi Kunci Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Saiful Ilah Wafat, Sekda Sidoarjo: Itu Kena Covid-19
Monitoring kesehatan staff dan karyawan tersebut, kata dr Cristopher dilakukan dengan berbagai cara. Termasuk memberikan asupan vitamin dan suplemen untuk para karyawannya.
"Mereka juga kami rapid test secara berkala. Selain itu fasilitas penunjang lain seperti masker, hand sanitizer dan multivitamin tidak pernah telat diberikan," ia menjelaskan.
Ketika sedang bekerja, dr Cristopher mengimbau semua staf dan karyawan untuk tidak keluar dari area klinik untuk meminimalisir kontak langsung dengan pihak lain.
"Istirahat juga kami larang untuk bergerombol, kami anjurkan supaya istirahat makan bergantian," ujarnya.
Terkait alat pelindung diri, dr Cristopher menerangkan bahwa para staf dan karyawan yang berhadapan langsung dengan customer wajib mengenakan APD.
"Beauty therapist ini kami bekali dengan APD level tiga supaya benar-benar terjaga,baik staf kami maupun customer. Saat treatment, kami juga batasi beauty therapist dengan customer," pungkasnya.
Penulis: Melia Luthfi Husnika
Editor: Heftys Suud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/beauty-therapist-estine.jpg)