Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Virus Corona di Malang

38 Dosen CPNS Universitas Negeri Malang Jalani Rapid Test Covid-19 sebelum Ikuti Latsar di Jakarta

38 dosen CPNS Universitas Negeri Malang (UM) menjalani rapid test virus Corona. Ini sebagai syarat ke Jakarta untuk ikuti pelatihan dasar (latsar).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/HUMAS UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Dosen CPNS Universitas Negeri Malang (UM) menjalani rapid test Covid-19, Rabu (8/7/2020) sebelum mengikuti pelatihan dasar di LAN Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sylvianita Widyawati

TRIBUNJATIM.COM - Sebanyak 38 dosen CPNS Universitas Negeri Malang (UM) menjalani rapid test virus Corona atau Covid-19, Rabu (8/7/2020).

Ini sebagai syarat pemberangkatan ke Jakarta untuk ikuti pelatihan dasar (latsar) di Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) pada 13-18 Juli nanti.

Rapid test ini merupakan kerja sama tim Satgas Covid-19 dengan Laboratorium Sima Malang.

"Pemberangkatan peserta latsar ini diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," jelas Kasubbag Tenaga Akademik Kepegawaian UM yang juga penanggung jawab para dosen yang ikut latsar, Titik Setiarti, sebagaimana dalam rilis Humas UM, Kamis (9/7/2020).

Pelaksanaan rapid test merupakan persyaratan berangkat ke luar kota.

Siswa Belajar Online Akibat Pandemi Covid-19, 16 Bus Sekolah di Kota Malang Berhenti Beroperasi

Peserta UTBK Curhat di IG Hasil Rapid Test Mendadak Diganti Reaktif, Unair Ungkap Fakta: Semua Clear

Selain itu, mereka juga sudah mendapatkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) oleh LAN Jakarta.

Sebelum pelaksanaan rapid test, mereka diberikan arahan terkait protokol kesehatan yang harus diterapkan saat kegiataan latsar nantinya.

Tim Satgas Covid-19 UM mengingatkan pentingnya protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Selama kegiatan di Jakarta nanti, bapak ibu disarankan membawa dan menggunakan barang-barang sendiri ya. Seperti kotak makan, sendok, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk membawa obat-obatan pribadi, masker, dan hand sanitizer," ujar Tim Satgas Covid-19 UM, dr Sendhi Tristanti Puspitasari.

RW 3 Kelurahan Mergosono Kota Malang Bersiap Terapkan PSBL, Dirikan Tenda Pemeriksaan di Akses Masuk

Hari Kedua UTBK SBMPTN 2020, Jumlah Peserta Tak Hadir di Universitas Negeri Malang Meningkat

Selain itu juga diminta menjaga jarak satu atau dua meter.

"Mari bekerja sama agar tidak terjadi penularan Covid-19 selama kegiatan nantinya," lanjutnya.

Hasil rapid test diberikan sehari setelah kegiatan.

Rapid test kedua dilaksanakan seusai mereka pulang dari latsar. Sebab Jakarta masuk daerah zona merah. Begitu juga Kota Malang saat ini.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved